Keprionline.co.id, Karimun – Ternyata lahan parkir di RSUD Muhammad Sani belum dioptimalkan pihak PT MSM Tiga Matra Satria yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Karimun dalam mengelola lahan parkir di sejumlah titik di tahun 2025 guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sumber yang merupakan pengunjung RSUD Karimun saat ditemui awak media ini, Kamis (8/1/2026) menyoroti belum terlihat adanya pemasangan palang parkir otomatis.
“Biaya parkir tetap harus dibayar setiap kali masuk ke RSUD Karimun untuk berobat,”ucapnya.
Menurutnya, kedatangan pasien ataupun keluarga pasien ke RSUD Karimun
harus keluar masuk rumah sakit beberapa kali dalam sehari.
“Kalau dimaksimalkan secara baik, lahan parkir itu dapat menambah pemasukan PAD Karimun serta mengharapkan Pemda Karimun melalui pihak ketiga fokus dalam mengelola lahan perparkiran ,” terang sumber.
Penilaian ini cukup beralasan, pasalnya dari tahap awal rencana kerja sama oleh PT MSM menyampaikan komitmen untuk menanamkan investasi sebesar Rp2,2 miliar.
Pihak PT MSM Tiga Matra Satria akan melakukan pemasangan palang parkir otomatis, penyediaan rompi petugas, stik lampu, kartu identitas, alat MPHOS, serta pembuatan marka jalan, kemudian pemasangan rambu-rambu pendukung di setiap lokasi yang dikelola.
Namun dari investigasi dilapangan menunjukkan lahan parkir yang di kelola PT MSM Tiga Matra Satria di dua lokasi yakni
area RSUD Muhammad Sani dan Pasar Maimun belum terlihat adanya pemasangan palang parkir otomatis sebagaimana disampaikan dari tahap awal rencana kerja termasuk mengurangi pengangguran,”tutupnya mengakhiri. ( Jantua / JMS).






