Minggu, 14 Desember 2025
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • HOME
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home BATAM

Ditutup Serapi Apapun Kebusukan Suatu Saat Akan Tercium Juga

Oleh : Diky Wijaya

Kepri online
7 Mei 2021
di BATAM
0
Ditutup Serapi Apapun Kebusukan Suatu Saat Akan Tercium Juga
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Kebohongan itu seperti bangkai, serapat apapun kau menutupi kebohonganmu bau busuknya pasti akan tercium juga.

Cepat atau lambat kebusukanmu akan terbongkar juga maka jangan pernah menyembunyikan kebohongan yang ada. Jika terus berbohong lantas sampai kapan anda akan hidup dalam kegelisahan karena merasa takut kebohonganmu akan terbongkar.

Baca Juga

Kejari Batam Pemulihan Keuangan Negara Capai Rp 11 Lebih

Kejari Batam Pemulihan Keuangan Negara Capai Rp 11 Lebih

11 Desember 2025
4
Jaksa Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Kolam Dermaga

Jaksa Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Kolam Dermaga

11 Desember 2025
6

Pepatah lama juga mengatakan, ‘sepandai-pandainya menyimpan bangkai, suatu saat baunya akan tercium juga’. Serapih apapun bangkai ditutupi, tetap saja bau busuknya akan menyebar kemana-mana.

Begitupun kebohongan dan kecurangan, meski disembunyikan suatu saat akan terbongkar.Karna Kebenaran akan muncul ke permukaan dengan jalan yang terkadang sama sekali tidak terduga.

Berbohong adalah cara menyelesaikan masalah dengan instan. Kita tidak sadar bahwa bohong justru menjadikan diri menanggung beban. Ketika kita membiasakan diri dengan kebohongan-kebohongan kecil, selanjutnya kita pun akan mampu membuat kebohongan yang lebih besar.

Pada dasarnya, manusia itu belajar dari sesuatu yang kecil-kecil dahulu. Seperti saat masih balita, kita belajar merangkak terlebih dahulu baru kemudian bisa berjalan hingga berlari. Dengan berhasil melakukan sesuatu yang kecil, manusia akan mendapatkan kemampuan dan kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu yang lebih besar.

Sayangnya, teori ini juga berlaku dalam hal membuat kebohongan. Ketika kita sudah terbiasa untuk melontarkan kebohongan-kebohongan yang kecil, maka menciptakan kebohongan yang lebih besar bukanlah tantangan yang berat buat kita.

DePaulo, psikolog darj Universitas California Santa Barbara mengatakan bahwa responden dalam penelitian tersebut, mereka tidak sadar sudah berapa kali mereka berbohong. Sebab kebanyakan kebohongan itu dianggap “biasa dan memang diharapkan, akibatnya sulit mengenali kebohongan itu lagi”.

Ketika seseorang berbohong untuk memanipulasi orang lain atau secara sengaja untuk menyesatkan orang lain, itu yang lebih mengkhawatirkan. Dan, ini cukup sering terjadi. Lebih sering dari yang kita bayangkan.

“Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukkan jalan menuju surga.’’ (HR Bukhari).

Ya, kejujuran adalah sebuah sikap yang menunjukkan jati diri seseorang yang sebenarnya. Seseorang yang senantiasa bersikap jujur baik dalam ucapan maupun tindakan, meskipun pahit dan berisiko, bisa dipastikan dia memiliki integritas moral yang baik.

Sebaliknya, kebohongan adalah awal kehancuran. Seseorang yang sudah biasa berbohong, baik dalam ucapan maupun tindakan, pada hakikatnya sedang menjerumuskan dirinya dalam kehinaan. Dia sedang menggali kuburnya sendiri.

Karena kebohongan yang dia lakukan lambat laun pasti akan terbongkar. Ibarat kata, sepandai apa pun seseorang  menyembunyikan bangkai, akhirnya akan tericium juga. Kalau kita lihat dan amati kondisi saat ini, tampaknya kejujuran sudah menjadi barang langka.

Demi menjaga citra diri di hadapan publik dan dengan dalih gengsi, seringkali banyak orang tak jujur kepada dirinya sendiri apalagi kepada orang lain. Mereka lebih senang memakai topeng, daripada menunjukkan wajah aslinya.

Padahal, semakin lama topeng-topeng tersebut mereka kenakan, semakin jauh mereka dari jati diri mereka. Hakikatnya, semakin menyiksa diri mereka sendiri karena harus hidup dalam kepura-puraan.

ketika kita ingin melakukan sesuatu, hendaklah kita bertanya dulu pada hati. Apabila dengan melakukannya hati kita menjadi tenang, maka lakukanlah.

Ahli hikmah berkata,”Hati yang bercahaya akan melahirkan watak terpuji, seperti keikhlasan, kejujuran, kesederhanaan, dan kepemimpinan. Sedangkan hati tanpa nurani akan melahirkan watak kotor dan biadab.”.

Ditutup Serapi apapun kebusukan suatu saat akan tercium juga. (*)

 

Sebelumnya

Cegah Covid 19 di Batam, GPN Mendukung TNI- Polri Menindak Tempat Hiburan Malam Masih Beroprasi di Luar Jam yang Telah Ditentukan

Berikutnya

Dugaan Korupsi Dana Desa Tanjung Pelanduk Jaksa Sita Uang Sebesar Rp 90 Juta

Berita Terkait

Kejari Batam Pemulihan Keuangan Negara Capai Rp 11 Lebih
BATAM

Kejari Batam Pemulihan Keuangan Negara Capai Rp 11 Lebih

11 Desember 2025
4
Jaksa Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Kolam Dermaga
BATAM

Jaksa Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Kolam Dermaga

11 Desember 2025
6
Sungguh Tega! Orang Tua di Gowa Congkel Mata Anaknya Demi Pesugihan, Ya Ampun
BATAM

Seorang Wanita Dianiaya di Salah Satu Hotel di Batam

11 Desember 2025
10

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Ada Aksi Penolakan Tambang Pasir Darat dari Masyarakat, Tokoh Masyarakat Kundur Minta Pihak Perusahaan Jangan Memaksa Diri

    Ada Aksi Penolakan Tambang Pasir Darat dari Masyarakat, Tokoh Masyarakat Kundur Minta Pihak Perusahaan Jangan Memaksa Diri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ini Respon Ormas Kepemudaan Perpat Karimun, Desak Penutupan Penambangan Pasir Ilegal di Kundur

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Andosta Hutabarat Akui Sumbangan Untuk Korban Bencana Alam di Tapteng Terus Mengalir

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Oknum Wartawan Tersandung Kasus Pemerasan dan Kasus Dugaan Penganiayaan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ini Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi di Lingkaran Sekda Lingga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sat Samapta Polres Karimun Pantau Lokasi Banjir Rob 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rasno Minta Pengoperasian Pasir Darat Harus Persetujuan Masyarakat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 20 LC Ditolak Bekerja di KTV, dan Ini Peran Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kejari Karimun Musnahkan BB di Semester Kedua Tahun 2025

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • KIP Matoa 2 Eks PT Timah Karam di Perairan Pulau Kanipan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.