Jumat, 9 Oktober 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Begini Awal Mula Diharamkannya Daging Babi untuk Muslim

kepri online
2 Agustus 2021
di SERBA - SERBI
0
Begini Awal Mula Diharamkannya Daging Babi untuk Muslim

Foto: iStock

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, SERBA-SERBI – Konsumsi daging babi bagi Muslim jelas dinyatakan haram oleh Allah SWT. Namun, tahukah kamu bagaimana awal mula diharamkannya daging babi?

Larangan untuk makan babi bagi umat Muslim telah tercatat jelas di Alquran. Seperti Surat Al-Baqarah ayat 173, Surat Al-Maidah ayat 3, Surat Al-An’am ayat 145, dan Surat An-Nahl ayat 115.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
19

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
20

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. An Nahl: 115).

Awal Mula Diharamkannya Daging Bagi Umat Muslim Foto: iStock

Dijelaskan bahwa yang haram dari babi bukan hanya dagingnya saja, tetapi semua yang berasal dari hewan tersebut. Mulai dari darah, bangkai dan minyak babi. Saat itu Allah SWT mengharamkan daging babi di Jazirah Arabiah.

Padahal di Jazirah Arabiyyah tidak ada babi sama sekali. Dikutip dari Halal Corner, pada masa jahiliyah bangsa Arab tidak pernah sekali pun menyebut babi dalam syair dan prosa mereka, sebagaimana mereka menyebut nama-nama hewan ternak lain.

Hal itu menunjukkan babi tidak ditemukan di kehidupan mereka. Selain itu, tidak pula ditemukan babi dalam sejarah bangsa Arab sejak zaman Nabi Ibrahim AS sampai Nabi Muhammad SAW.

Awal Mula Diharamkannya Daging Bagi Umat Muslim Foto: iStock

Satu-satunya kabilah Arab yang memelihara dan makan babi adalah Bani Taghlib, yaitu sebuah pecahan dari Bani Bakar bin Wail yang merupakan keturunan dari Rabi’ah.

Kabila tersebut beragama Kristen. Menurut para ahli tarikh, awalnya mereka hidup di Jazirah Arabiyyah. Kemudian sejak abad ke-7 masehi mereka bermigrasi ke Iraq.

Lalu, ketika Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah ke Yatsrib atau Madinah Munawwaroh, di sana juga tidak ada kabilah Arab yang memelihara dan mengonsumsi babi. Bahkan kaum Yahudi di sana pun tidak demikian karena syarian mereka juga mengharamkannya.

Awal Mula Diharamkannya Daging Bagi Umat Muslim Foto: iStock

Dari kisah itulah, sebagian ulama menyebutkan bahwa Rasulullah SAW belum pernah melihat hewan babi. Menariknya adalah Allah SWT telah mengharamkan makan babi sejak fase dakwah Islam di Mekkah.

Dapat diartikan bahwa Islam sudah melarang mengonsumsi babi sejak dini. Surat An-Nahl dan Surat Al-An’am yang di antara ayatnya melarang dan mengharamkan makan babi adalah surat Makkiyyah atau surat yang diturunkan di Mekkah.

Dan itu turun sebelum hijrah. Lantas mengapa babi diharamkan sementara di Mekkah tak ada satu pun ekor babi ditemukan? Terdapat ayat Makkiyah yang berbicara tentang tasyri’ atau larangan makan babi.

Setelah hijrah ke Yatsrib, Allah SWT pun menguatkan larangan makan babi. Allah SWT lalu menurunkan Surah Al-Baqarah dan Surah Al-Maidah.

Awal Mula Diharamkannya Daging Bagi Umat Muslim Foto: iStock

Juga lantas mengapa babi diharamkan sementara di Kota Yatsrib tak ada babi? Bahkan bangsa Arab dan Yahudi di sana pun tak ada yang makan babi. Bangsa Arab tidak makan babi karena syariat Nabi Ibrahim AS.

Syariat itulah yang masih dijaga oleh bangsa Arab di masa Jahiliyah. Menariknya, semua ayat yang melarang dan mengharamkan babi justru sebelum ditaklukkannya Persia dan Romawi.

Itulah salah satu kemukjizatan Alquran di mana yang sesungguhnya mengabarkan kondisi babi di akhir zaman. Alquran sebenarnya tengah mengkhithob generasi umat Islam modern.

Karena babi di masa kekuasaan dan kejayaan Islam tidak dipelihara dan tidak ditemui di negeri mereka. Namun, kini daging babi justru banyak diolah menjadi makanan. Dan itu menyebar luas dalam kehidupan manusia modern.

Perlu ditekankan bahwa babi bukan hanya haram untuk dikonsumsi, tetapi juga haram untuk diperjualbelikan dan dimanfaatkan. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya Allah bila mengharamkan atas suatu kaum makan sesuatu Dia juga haramkan atas mereka harganya,”.

(Sumber: detik.com)

Tags: awal diharamkannya daging babidagingdaging babidaging babi haramMuslimsejarah daging babi diharamkan
Sebelumnya

Anak Akidi Tio Tersangka, Dijerat Pasal Penghinaan Negara

Berikutnya

Terkuak, Malas Adalah Tanda dari Kecerdasan Tinggi

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
19
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
20
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
16

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Kades Jang Akui Tolak Tanda Tangani Surat Tanah Karena Masuk Hutan Lindung Bukan Karena Ada Dendam Pribadi

    Kades Jang Akui Tolak Tanda Tangani Surat Tanah Karena Masuk Hutan Lindung Bukan Karena Ada Dendam Pribadi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kepala Desa Jang Minta Wartawan Inisial R Lakukan Klarifikasi Beberapa Pemberitaan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Masyarakat Indoensia Timur Serukan Kedamaian di Kota Batam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dukungan Program BSPS Untuk Suku Laut Mencapai 3.724 Unit Rumah

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PWI Kepri Siap Dukung Transformasi Polri di Bawah Kapolri Suyudi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tujuh Orang Pekerja Migran Indonesia Resmi Diberangkatkan ke Negara Serbia

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Panjang Jalan Provinsi Kepri Mencapai 620 KM

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • KJRI Johor Bahru Fasilitasi Kepulangan 87 WNI dan PMI dari Malaysia

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.