Keprionline.co.id, KARIMUN – Satuan Lalu Lintas Polres Karimun menggelar kegiatan Police Goes To School di SMA Negeri 2 Karimun, Senin (20/4/2026) pagi, sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan pelajar.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diisi dengan kehadiran personel Satlantas sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia remaja.
Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Karimun IPTU Akmal Hakim, S.H., M.M bersama personel Satlantas lainnya, yakni IPDA Marajunjung, AIPDA Wewen, BRIGPOL Riski M Lubis, dan BRIGPOL Mellyana.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, khususnya di kalangan pelajar.
Petugas juga menyampaikan sejumlah tips keselamatan berkendara, di antaranya pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, menghindari kebut-kebutan, serta tidak mengendarai kendaraan jika belum memiliki SIM.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa tips keselamatan berkendara kepada para pelajar, di antaranya:
- Selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor
- Mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak melanggar aturan di jalan
- Tidak menggunakan ponsel saat berkendara
- Menghindari kebut-kebutan serta selalu menjaga jarak aman
- Tidak mengendarai kendaraan apabila belum memiliki SIM
- Tidak mengemudi dalam keadaan lelah, mengantuk, apalagi di bawah pengaruh alkohol atau minuman keras.
Selain itu, pelajar juga diingatkan agar tidak berkendara dalam kondisi lelah, mengantuk, terlebih di bawah pengaruh alkohol atau minuman keras. Dalam kesempatan itu, petugas turut menyoroti bahaya berkendara dalam kondisi mabuk, menyusul adanya kecelakaan lalu lintas yang belum lama ini menyebabkan korban meninggal dunia akibat pengemudi terpengaruh alkohol.
Kapolres Karimun menegaskan, kegiatan Police Goes To School menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada generasi muda bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami juga mengingatkan agar tidak ada lagi yang mengemudi dalam kondisi mabuk karena sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
“Kami mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Patuhi aturan, lengkapi surat-surat kendaraan, dan jangan pernah berkendara jika belum cukup umur atau dalam kondisi tidak layak, termasuk di bawah pengaruh alkohol,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar, serta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini. (Jantua).






