Keprionline.co.id, Kepri – Rektor Universitas Batam (UNIBA) sekarang di jabat oleh Prof. Indrayani S.E., M.M., Ph.D. Dimana Prof. Indrayani S.E., M.M., Ph.D menggantikan rektor sebelumnya Prof. Yuliansya.
Pelantikan Prof. Indrayani S.E., M.M., Ph.D dilaksanakan di Rumengan Hall, Jum’at (25/8/2023) pagi.
Rektor baru diambil sumpahnya yang dilakukan pembacaan sumpah oleh Malahayati Rusli Bintang. BSc, MPH.
Didalam sambutannya, Prof. Indrayani, SE.MM.PHd mengatakan, pihaknya menerima tugas dan tanggung jawab jabatan yang diberikan, pihaknya juga mengaku sangat berbangga diri atas kepercayaaan dan amanah yang diberikan kepadanya.
Terlebih lagi, Universitas Batam merupakan salah salah satu Universitas terbesar sekaligus menjadi pionir dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di Provinsi Kepri.
“Hal ini dibuktikan dengan adanya 21 program studi. Mulai dari S1, Magister maupun Program doktoral. Serta fakultas kedokteran dan profesi kedokteran yang telah mendapatkan akreditas unggul,” tuturnya.
Diterangkannya, dalam menjaga amanah yang diberikan, pihaknya akan berkerja dengan maksimal serta berkomitmen dalam meningkatkan pendidikan dan jabatan fungsional dosen.
“Mulai dari asisten ahli, rektor, rektor kepala hingga mencapai guru besar nantinya. Serta memiliki target untuk memajukan kampus yang maju dan terpercaya serta berdaya saing,” sebutnya.
Dibeberkannya, disrupsi industri terjadi dengan begitu cepatnya. Oleh sebab itu kemampuan mengolah dan beradaptasi adalah kunci utama dalam menghadapi tandantangan di era revolusi industri.
Oleh sebab itu inovasi menjadi tonggak penting, agar tidak hanya survive namun juga tetap relevan di tengah kemajuan sains dan teknologi yang tidak dapat dibendung.
“Oleh karena itu, Universitas Batam menjadi garda terdepan dalam menyiapkan inovasi dan inovator dalam mencapai target. Dengan melakukan peningkatan kapasitas penelitian dan dan pengabdian kepada masyarakat sebagai pondasi dari perguruan tinggi itu sendiri,” paparnya.
Diungkapkannya lagi, kedepannya Universitas Batam kedepannya memiliki rencana strategis, dengan peningkatan tingkat akreditas program studi dan institusi, peningkatan kerjasama yang potensial baik dalam maupun luar negeri.
“Begitu juga pemilihan program studi baru. Serta peningkatan rumah sakit bunda halimah sebagai rumah sakit yang terbaik lagi,” terangnya.






