KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Petugas Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang, Hamim (41) menjadi korban tabrak lari, (20/4/2022). Saat ini korban masih kritis dan mendapatkan perawatan di ke RS Siloam Sriwijaya Palembang.
Informasi yang dihimpun sripoku.com, peristiwa ini terjadi saat warga Jalan Siaran Lorong Kapling Kecamatan Sako Palembang sedang melaksanakan tugasnya menyapu di tengah median Jalan di Jalan A Rivai, tepatnya depan Indomaret, Kecamatan IT I Palembang.
Kasat Lantas Polrestabes Pelembang, Kompol Rendy Surya Aditama melalui Kanit Gakkum, Iptu Arsikakum mengatakan, bahwa saat itu korban sedang melaksanakan tugasnya sebagai petugas DKK Palembang.
“Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan beberapa keterangan saksi di lapangan bahwa korban menjadi korban tabrak lari oleh sebuah mobil yang belum diketahui plat kendaraannya”, katanya.
Mobil itu sendiri diperkirakan datang dari simpang Bukit hendak menuju arah simpang DPRD Provinsi Sumsel.
Setiba di TKP menabrak korban yang sedang menyapu di tengah median jalan. Pihak kepolisian pun kini memburu pelaku tabrak lari tersebut.
“Usai kejadian tersebut kita perkirakan pengemudi mobil ini melihat korbannya terkapar bersimbah darah. Pengemudi mobil ini kabur tanpa ada saksi melihat plat kendaraan tersebut,” katanya.
Saat ini korban sedang menjalani perawatan intensif karena luka dialami oleh korban dan belum sadarkan diri.
Kronologi
Nasib naas petugas kebersihan alami tabrak lari saat bertugas di Jl. Kapten. A. Rivai, Rabu (20/4/2022). Kejadian ini terjadi pukul 06.30 WIB saat Hamim (40) menyapu dekat pembatas jalan sebrang Pempek Nony.
Rekan korban, Yulianto mengatakan, mobil silver dengan kecepatan tinggi melintas dari arah simpang 4 Sushi Tei.
Saat akan melewati Pempek Nony mobil tersebut berada di jalur kiri dan akan memotong mobil putih yang ada di depannya.
Saat memotong mobil putih tersebut Hamim tepat berada di pembatas jalan dan tabrakan pun tak terhindarkan.
Hamim lalu terbentur ke pembatas jalan dan mengalami pendarahan dibagian kepala.
Mendengar kabar tersebut, Yulianto, Arif dan Maradona selaku rekan korban langsung membawa Hamim ke RS Siloam menggunakan angkot.
“Jam 12 nanti akan dilakukan operasi,” sebut Yulianto.
Menurut keterangan Yulianto, Hamim belum meninggal meski tak sadarkan diri.
“Hal ini bisa dipastikan detak jantung Hamim masih berdetak meskipun bersimbah darah,” jelasnya.
Hingga saat ini belum diketahui pasti pelaku tabrak lari tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mendapati titik terang kasus ini.
Bersimbah Darah
Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Kapten A Rivai Palembang, Rabu (20/4/2022) pagi. Seorang penyapu jalan di Palembang diduga jadi korban tabrak lari pengendara tak bertanggung jawab.
Dari video yang diterima sripoku.com, tampak seorang penyapu jalan terkapar di pinggir jalan dengan kondisi kepala pecah bersimbah darah.
Korban berjenis kelamin laki-laki tersebut tampak masih memegang sapu dan skop di tangannya. Sementara, para masyarakat yang melihat kondisi tersebut tampak tak berani mengambil tindakan.
Mereka hanya melihat kondisi tubuh di lokasi kejadian.
“Kejadian nah tabrakan di Jalan Kapten A Rivai Palembang. Ya Allah, Inilalilahi Wainailahirojiun,” ujar pria perekam video.
Saat ini, wartawan sripoku.com sedang menuju lokasi kejadian untuk melaporkan lebih lanjut. (SUMBER: SRIPOKU.COM).






