Keprionline.co.id, Batam – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, Dr. Diky Wijaya, M.Si., mengakui penyumbang retrebusi pajak tertinggi untuk Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Prvinsi Kepri dari pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp596 miliar, melampaui target Rp537 miliar dengan pencapaian 110,83 persen, ujar Dikky .
Akhir Tahun 2024 tercatat, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mencatatkan realisasi Rp522 miliar, atau 109,75 persen dari target Rp476 miliar. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) hampir memenuhi target, mencapai Rp490 miliar dari target Rp494 miliar, dengan realisasi 99,23 persen, ujar Dikky.
Untuk tahun 2025 ini, kita berharap retrebusi pajak untuk PAD bisa melebihi tahun tahun 2024 lalu, tentu, pencapaian target PAD ini atas Kerjasama atau berjalannya intregritas antyar lembaga pemerintah dari tingkat Provinsi sampai ke tinggkat Kabupaten Kota, ujar Diky.
Sesuai dengan peraturan, pendapatan pajak dialokasikan untuk berbagai sektor, yaitu 40 persen untuk infrastruktur, 20 persen untuk pendidikan, 10 persen untuk kesehatan, dan sisanya untuk bantuan sosial, keta Dikky kepada media Keprionlline.co.id, saat dikonfirmasi dikantornya, Rabu ( 23/01/2025). ( Gordon ).






