Keprionline.co.id, KARIMUN – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah meresmikan penggunaan Jembatan Gantung Tok Kenot yang menghubungkan Desa Tebias dengan Desa Sungai Asam, Kecamatan Belat, Senin (27/04). Peresmian ini menjadi langkah penting dalam membuka akses transportasi darat bagi masyarakat di kedua desa.
Sebelum peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau Koperasi Merah Putih (KMP) serta usaha ternak ayam yang dikelola oleh BUMDes Bunut Nusa Bertuah Tebias.
Kepala Desa Tebias, Nazaruddin, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Desa Sungai Asam telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut peresmian jembatan tersebut. Ia mengaku bangga karena pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan akhirnya terealisasi.
“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak lagi hanya bergantung pada transportasi laut. Akses keluar masuk desa menjadi lebih mudah, dan petani maupun pekebun bisa memperluas pemasaran hasil mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Asam, Marsudi, mengatakan bahwa perjuangan kedua desa dalam mewujudkan jembatan tersebut tidak sia-sia.
“Mimpi menyatukan dua wilayah melalui jembatan gantung kini terwujud. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawatnya,” kata Marsudi.
Dalam sambutannya, Bupati Karimun menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur.
“Peresmian Jembatan Tok Kenot ini akan memperluas akses masyarakat. Pemerintah daerah akan terus membuka akses jalan dan jembatan secara bertahap demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Acara peresmian turut dihadiri Anggota DPRD Karimun Arba’i, Kepala Dinas PU Raja Marizal, Kabid Bina Marga Agus, unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda dari kedua desa.
Dengan diresmikannya Jembatan Gantung Tok Kenot, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Belat.(Oky)






