KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Tindak kekerasan yang diduga terkait kasus penipuan atau perampokan di Denpasar, Bali terekam kamera dan viral di media sosial, video itu diunggah akun instagram @18garage_bali , Selasa (26/10), dan telah ditayangkan lebih dari 50 ribu kali.
Polisi masih menyelidiki kejadian ini, video yang beredar luas itu menampilkan seorang pria muda diseret dan dianiaya tiga orang berbadan besar.
Salah seorang di antara pelaku kemudian terlihat mengembalikan segepok uang kepada korban, Saat itu, kendaraan mereka telah ditahan warga, dalam keterangannya, @18garage_bali menuliskan peristiwa itu diduga modus penipuan, dengan tindakan kekerasan melalui transaksi antara si pembeli dengan sindikat penjual mobil Toyota Innova.
“Ya, ini modus penipuan dengan tindakan kekerasan melalui transaksi antara si pembeli dengan sindikat penjual mobil Innova murah di bawah harga pasaran dengan DP Rp50 juta dan si pembeli orang Bali lugu ya mau saja bertransaksi di jalan sepi depan rumah vbo,” tulis @18garage_bali.
“Saat DP diterima oleh tiga orang berbadan tegap tersebut, tiba-tiba si pembeli lugu tersebut diseret paksa oleh sindikat penjual untuk masuk mobil, berikut handponenya dirampas pelaku.
Dugaan sementara si pembeli mau dibuang sehingga uang bisa mereka kuasai, untung si pembeli lugu berani berontak dan melawan walaupun dipukuli terus sampai kita datang,” tulisnya lagi.
“Untuk menahan mobil, kelompok tersebut tidak boleh pergi menunggu sampai polisi datang, andaikan polisi yang kita panggil tidak segera datang dapat dipastikan si lugu yang tangguh tersebut bisa melayang nyawanya.
Sehingga, beruntung uang yang sudah dikuasai penipu dan handphonenya bisa dikembalikan ke pemilik, ini pelajaran bagi yang sering bertransaksi di zaman serba sulit saat ini agar waspada dan hati-hati,” sambungnya.
Sementara, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi membenarkan adanya kejadian itu, peristiwa itu terjadi di depan Kantor PU, Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar, Bali, Senin (25/10) sekitar pukul 14.00 Wita.
“Iya, telah terjadi peristiwa pengeroyokan, yang viral medsos,” kata Sukadi, Selasa (26/10), korban diketahui bernama I Made Pande Windu Merta (28), sementara terduga tiga pelaku bernama Andi Masait alias Asep (42), Oter Ali (55), dan Samuel Erik Mekolie alias Oscar.
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa itu bermula saat korban bertemu salah satu pelaku dalam rangka pembelian mobil, namun, setelah mereka bertemu, korban diajak pelaku membeli minum di Mini Market di dekat TKP.
Kemudian, datang dua orang teman pelaku memaksa korban untuk masuk ke dalam mobil pelaku, sehingga terjadi tarik-menarik.
Pelaku memukul dengan tangan mengepal mengenai bibir korban dan pelaku lainnya membekap lehernya, namun korban berusaha melawan dan lari meminta tolong ke arah keramaian warga.
“Setelah mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi keributan, personel Polsek Denpasar Utara mendatangi TKP, kemudian mengamankan pelaku dan membawa korban ke Polsek,” imbuhnya.
Para pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan korban telah melaporkannya, “(Ketiga pelaku) masih diperiksa dan diambil keterangan, info terakhir dari Kapolsek Denpasar Utara korban lapor kembali agar kasus diproses,” ujar Sukadi. ( SUMBER : MERDEKA.COM ).






