KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM -pemeriksaan Genose menuai pro dan kontra ditengah masyarakat, pasalnya pemeriksaan Genose menambah beban masyarakat kecil ditengah pandemi yang saat ini lagi kesusahaan ekonomi.
“Kami dari aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepuluan Riau meminta Pemerintah Kepri menghentikan pembayaran pemeriksaan dengan GeNose kepada masyarakat, karena ini sangat memberatkan” ungkap Kurnia Fajrison kordinator umum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan Riau.
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepuluan Riau berencana menyurati Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk mencabut surat edaran GeNose di pelabuhan. Jika surat kami tidak ditanggapi, maka Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepuluan Riau akan melakukan demo ke Kantor Gubernur Kepri. Ujarnya.
Selain itu menurut Kurnia Fajrison, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepuluan Riau akan mempertanyakan adanya dua instansi Rumah Sakit BP Batam dan Klinik Pratama Rumkitban 01.08.03 Batam diduga bagi-bagi jatah dalam pemeriksaan GeNose.
“Sesuai UU No 9 tahun 2008, tentang transparansi publik, kami dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepuluan Riau akan mempertanyakan anggaran GeNose di Pelabuhan, karena diduga adanya permainan di dalam. Dimana diketahui pembayaran hasil GeNose diterima secara tunai tanpa diberikan kwitansi. Katanya
Kami juga akan meminta Polda Kepri melalui Direktorat Krimsus Polda Kepri untuk memeriksa dan mengaudit anggaran pemeriksaan GeNose di Pelabuhan-pelabuhan Domestik di Kepri. Tegasnya
“Kenapa pemeriksaan GeNose dipaksakan diberlakukan di pelabuhan penyeberangan antar daerah di Provinsi Kepri dan harus dibayar oleh masyarakat. Apakah pemeriksaan GeNose berlaku untuk masyarakat kecil, karena banyak pejabat yang bebas tanpa harus melakukan pemeriksaan GeNose di Pelabuhan Domestik seluruh Kepri”. Ucapnya.
Dengan ini Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kepuluan Riau meminta Gubernur Kepri mengembalikan penerapan protokol kesehatan secara ketat, serta penggunaan EHAC untuk perjalanan domestik antar Kota di Kepri. Ungkap Fajrison.
Hentikan pembayaran pemeriksaan dengan GeNose kepada masyarakat, karena ini sangat memberatkan,
kasian masyarakat kecil per orang itu 30 ribu kali 1000 orang per hari
30 juta kemana uang nya?. (Oki)






