KEPRIONLINE,CO,ID,LINGGA _ Terkait berita yang beredar di halaman Kompas86.com Kepala Desa Resang Hanapi mengakatakan, berita tersebut perlu kita luruskan, apalagi saat kejadian saya berada di TKP dan tidak ada sama sekali menyangkut masalah Pilkades.
Saat kejadian saya berada disana kok, awalnya hanya gurauan belaka hingga ke adu mulut dan saya langsung menenang situasi ada yang bilang masalah tersebut terkait pilihan Pilkades, saya tegaskan sekali lagi itu semua tidak benar”jelas Hanafi
” Ngaur tu oknum wartawan yg buat berita, saya sarankan untuk belajar menulis lagi, biar gak belepotan nulisnya serta terpenuhi kaedah-kaedahnya menulis berita yang baik dan benar”Katanya
Lapi pula masalah ini sudah saya selesaikan secara mufakat kekeluargaan antara kedua belah pihak yang langsung didampingi orang tua masing-masing pada jumat 02 Juli 2021 di Kantor Desa.terang Hanafi.
Kiky selaku oknum yang bertikai mengucapkan,alhamdulillah masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, pak kades dengan sigap menyelesaikan masalah kami,dan masalah ini tidak ada kaitannya dengan masalah Pilkades, masalah ini murni karna salah paham saje”tutur Kiky
Maryono juga angkat bicara terkait dengan pemberitaan yang beredar dikalangan masyarakat karena kejadian ini tidak sesuai dengan apa yang diberitakan salah satu media.Karna masalah ini hanya salah paham saja dan sudah dimediasi dan diselesaikan oleh kepala desa secara kekeluargaan saya adalah oknum yang bertikai mengatakan masalah ini tidak ada sangkut paut sama sekali dengan Pilkades.” tegas Maryono
Kedua orang tua korban sangat menyesalkan apa sudah dimuat diberita yang sudah beredar, karna kami keluarga menyerahkan masalah ini sepenuhnya ke pihak desa, alhamdulillah sudah selesai.
Idrus, salah satu orang tua korban sangat menyangkan sikap oknum wartawan yang menaikan berita tersebut tidak minta klarifikasi dulu dengan kami, karna kami ingin menyelesaikan masalah di desa dengan kekeluargaan.”ungkapnya.






