Keprionline.co.id, BATAM – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Kepulauan Riau yang akan digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026 di Pacific Palace Hotel Batam, dukungan terhadap keberlanjutan kepemimpinan Ketua INTI Kepri, Piter Tanjaya, terus mengalir dari berbagai tokoh masyarakat dan dewan senior organisasi.
Salah satu dukungan datang dari tokoh masyarakat Batam sekaligus Ketua Dewan Penasehat INTI Kepri, Datok Amat Tantoso. Ia menilai kepemimpinan Piter Tanjaya telah membawa INTI Kepri berkembang menjadi organisasi yang solid secara internal dan aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
“Arahan dan harapan beberapa dewan senior, kami berharap Bapak Piter Tanjaya dapat kembali memimpin INTI Kepri untuk satu periode lagi. Beliau sudah membuktikan kepemimpinannya dengan kerja nyata, bukan hanya untuk organisasi, tetapi juga untuk masyarakat luas di Provinsi Kepri,” ujar Datok Amat Tantoso, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Piter Tanjaya, INTI Kepri berhasil membangun citra sebagai organisasi yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Berbagai program kemanusiaan yang dijalankan dinilai mampu menjangkau masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Ia menyebut sejumlah kegiatan sosial yang konsisten dilaksanakan, seperti operasi katarak gratis, bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas, program bedah rumah, hingga pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kepulauan Riau.
“Yang dibangun bukan hanya organisasi, tetapi juga rasa kemanusiaan. INTI Kepri hari ini hadir sebagai rumah besar kebersamaan. Banyak masyarakat kecil yang merasakan manfaat langsung dari program-program sosial yang dijalankan selama kepemimpinan Pak Piter,” katanya.
Selain itu, Datok Amat juga menilai keberhasilan INTI Kepri dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu kekuatan organisasi. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, komunitas sosial, serta relawan kemanusiaan dinilai telah memperkuat pelaksanaan berbagai program sosial hingga menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan.
Meski mendukung keberlanjutan kepemimpinan Piter Tanjaya, ia juga menekankan pentingnya kaderisasi sebagai bagian dari keberlangsungan organisasi. Menurutnya, organisasi yang besar harus mampu menyiapkan generasi penerus yang memiliki jiwa kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kepedulian sosial.
“Kaderisasi sangat penting. Organisasi besar harus mampu melahirkan generasi-generasi penerus yang memiliki semangat pengabdian, jiwa sosial, dan kemampuan memimpin. Saya melihat selama ini INTI Kepri mulai membangun ruang bagi kader muda untuk tumbuh dan belajar dalam organisasi,” ujarnya.
Datok Amat berharap Musda V INTI Kepri dapat berlangsung dalam suasana harmonis, penuh kekeluargaan, dan menjunjung tinggi persaudaraan. Ia bahkan berharap proses pemilihan dapat berlangsung secara musyawarah dan mufakat demi menjaga soliditas organisasi.
“Semoga acara Musda INTI Kepri tanggal 6 Juni 2026 nanti berjalan sukses, lancar, penuh persaudaraan, dan kalau bisa secara aklamasi. Karena yang paling penting adalah menjaga kekompakan dan marwah organisasi demi pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Humas INTI Kepri, Jimmy Huang, menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah yang tidak hanya menentukan arah kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk merumuskan program kerja dan memperkuat kontribusi sosial organisasi ke depan.
Hal senada disampaikan Sekretaris INTI Kepri sekaligus Ketua Tim Penjaringan, Nurhayati. Ia mengajak seluruh keluarga besar INTI Kepri untuk menjaga suasana kondusif menjelang Musda.
“Musda harus menjadi momentum konsolidasi organisasi, bukan sekadar kontestasi. Semangat yang harus dikedepankan adalah persaudaraan, kebersamaan, dan komitmen untuk membesarkan INTI Kepri,” tegasnya.
Musda V INTI Kepri 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kesinambungan kepemimpinan organisasi, menjaga soliditas internal, serta memperluas kiprah sosial INTI Kepri dalam melayani masyarakat Kepulauan Riau melalui semangat kemanusiaan, persaudaraan, dan pengabdian tanpa batas. Nilai “Tulus Memberi, Ikhlas Mengabdi” diharapkan tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah pengabdian organisasi ke depan. (Oky)






