KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Fransiska Ncis seorang Aktivis Kemanusian meninggal dunia tepat di hari Peringatan Pahlawan Nasional, Kamis (10/11/2022).
Fransiska Ncis meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Jakarta Pusat, pukul 08.00 WIB. Ia meninggal akibat penyakit yang di idapnya selama setahun paska donorkan ginjal di tahun 2021.
Sebagian orang mengenal sosok Fransiska Ncis setelah mendonorkan ginjal secara sukarela kepada orang yang tidak mempunyai ikatan darah dengannya.
Aksi mulia itu bermula saat Fransiska mendapat telepon dari temannya. Ia dikabari bahwa kakak dari temannya itu memerlukan bantuan donor darah. Akan tetapi, setelah cerita berlanjut lebih dalam, sejatinya yang dibutuhkan adalah donor ginjal.
“Donor ginjal ini tidak dijual, namanya donor pasti bukan jual ya. Saya memberikan ginjal secara sukarela. Ginjal juga tidak boleh diperjual belikan,” ucap Fransiska Ncis semasa hidupnya sebagaimana dikutip dari kanal Youtubenya.
“Butuh waktu lama untuk lolos jadi pendonor, minggu ketiga dinyatakan lolos dan itu senangnya luar biasa. Karena kalau enggak sedarah itu cukup sulit untuk melakukannya,” jelas Fransiska Ncis kala itu.
Setelah sukses mendonorkan ginjalnya, Fransiska Ncis merasa bahagia karena si penerima bisa sehat dan kembali beraktivitas seperti biasanya.
“Penerima ginjalku Mas Budi hari ini sudah mulai ngantor lagi full day, setelah hampir 2 tahun mengalami sakit gagal ginjal (fungsi ginjal tinggal 3 persen) dan gak bisa masuk kerja begitu lama.
Melihat dia berseragam & wajahnya cerah penuh semangat, saya jadi TERHARU & ikut BAHAGIA (love). Dia Ke kantor dan Pulang kantor. ”
Sementara, jenazah Fransiska akan dibawa dan dimakamkan di Yogyakarta oleh keluarganya.
“Di Rumah Duka Carolus, jam 20.30 jenazah Fransiska Ncis akan dibawa ke Rumah Duka RS Panti Rapih Yogyakarta. Pemakamannya besok di Jogja. Selamat jalan orang baik.
Rumah Duka RS Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Cik Di Tiro No.30, Samirono, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55223 (0274) 563333,”tulis Imam Arief Poero Palilingan.
Sebelum meninggal Fransiska Ncis mempunyai kengininan khusus. Pesan itu, jika dirinya kelak meninggal dunia, maka ada salah satu organ tubuh lainnya yang telah dia donorkan.
Fransiska telah mendonorkan kornea matanya ke Lions Eye Bank Jakarta.
“Bagi keluarga, teman dan semua orang yang (mungkin) mengenal saya, tolong bantu menjadi “pengingat” jika ajal saya sudah tiba. Dengan menghubungi Lions Eye Bank Jakarta. Saya telah resmi mendaftar untuk mendonorkan organ kornea mata, setelah saya dinyatakan meninggal nanti,”tulisnya.
“Untuk teman-teman yang kemarin bertanya ingin menjadi pendonor organ ketika meninggal nanti, donor kornea mata adalah salah satunya,”sambungnya.
“Mari, kita masih bisa bermanfaat untuk sesama, ketika kita meninggal nanti. Kita masih bisa “hidup” walau di dalam raga orang lain. Jangan bawa organmu ke surga, di sini lebih banyak yang membutuhkan. Berkah Dalem.”tutupnya. (KEPRIONLINE.CO.ID).






