Minggu, 13 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home BATAM

Mengupas Batam Sebagai Pelabuhan “Transhipment” Bersama Ketua Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI ) Capt.Daniel Burhanuddin

A Husien Widjaya
8 Februari 2021
di BATAM
0
Mengupas Batam Sebagai Pelabuhan “Transhipment” Bersama Ketua Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI ) Capt.Daniel Burhanuddin

Foto Capt.Daniel Burhanuddin menjelaskan Batam sebagai Pelabuhan Transhipment dengan Wapimred keprionlie, oki

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Dengan menjadikan Batam sebagai pelabuhan transhipment, kita bukan akan menyaingi Singapura melainkan mengambil hak kita. Ungkap pengusaha jasa pelabuhan Capt.Daniel Burhanuddin kepada keprionline, Sabtu (06/01/2021) di ruang kerjanya kawasan Batu Ampar.

Ini menjadi perhatian serius kepada pemerintah pusat bahwa Batam perlu di kembangkan menjadi pelabuhan transhipment.

Baca Juga

Lahan ISENABASA. ( Foto Istemewa)

Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

3 September 2026
102
Privat: Granat Kepri Dorong DPO Narkotika Serahkan Diri dan Ungkap Jaringan Besar

Syamsul Paloh: Deklarasi Anti Narkoba Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

3 September 2026
19

“Saya tertarik perjuangan Bu Cen sui lan yang baru-baru ini kembali nenyuarakan pelabuhan transhipment di Batam. Saya minta pemerintah pusat atau pengambil kebijakan segera merespon perjuangan Bu Cen sui lan, kita bukan bersaing dari negara-negara tetangga tetapi kita mengambil hak kita sebagai negara yang memiliki letak strategis perdagangan dunia di Selat Malaka”.tegasnya

Daniel menjelaskan dahulu Batam adalah pilihan alm.Ibnu Sutowo untuk menangani Recovery Cost tempat penimbunan pipa-pipa Pertamina dan menjadi pilihan alm. Soeharto untuk menciptakan “Transhipment” di Indonesia dan Transhipment itu menjadi maksud dan tujuan pembangunan Batam.

“Melihat posisi geograpis Batam yang terletak di Selat Singapore berhadapan dengan posisi Singapore, maka posisi Batam perlu diperhitungkan untuk jangka panjang” ucap Daniel.

Lanjutnya, tanpa disadari bahwa Singapore selalu dengan cara halus menghalangi-halangi terjadinya Batam sebagai Pelabuhan Transhipment dan untuk itu, kita mempunyai pengalaman batalnya Evergreen masuk Batam di era Habibie sebagai ketua Otorita Batam dimana term dan kondisi diberikan lebih murah kepada Evergreen sehingga akhirnya batal masuk Batam.

Muncul investor Malaysia yang katanya akan membangun Pelabuhan Kontainer di kawasan Tanjung Uncang dan pada waktu itu belum ada Shipyard yang bergerak di Tanjung Uncang, dan di dalam M.O.U dengan Malaysia tercantum clausal terakhir yang mengatakan jika dalam tempo satu tahun tidak terealisasi maka M.O.U batal dan akhirnya Tanjung Pelepas milik Malaysia full beroprasi. Dan di saat itu Singapore akan lakukan strategi yang sama kepada Evergreen, hal ini tidak tercapai karena maersk line memiliki saham 30 persen di Tanjung Pelepas, terangnya.

Daniel juga menjelaskan dampak dari beroprasinya terusan Kra di Thailand Selatan dan beroprasinya Kereta Api China ke Jerman, kapal-kapal yang membawa muatan dari Eropa ke Timur tidak perlu lagi melewati Selat Malaka, sehingga secara logika Transhipnent atau gateway Indonesia menjadi rebutan antara Singapore dan Malaysia, dan kelihatannya hal ini tidak disadari pembuat kebijakan Batam maupun Nasional, tidak memiliki kemampuan membaca. Imbuhnya

“Selat Malaka akan kehilangan fungsi jalur Eropa-Asia Timur kecuali untuk Transhipment muatan ke Indonesia.Maka barang-barang Transhipment ke Indonesia menjadi rebutan antara Tanjung Pelepas Malaysia dan Singapura untuk mempertahankan status Transhipment mereka” terang Daniel.

Sambungnya, kalau semuanya sudah berjalan dan penggunaan Selat Malaka hanya untuk muatan ke Indonesia, sebaiknya atas prakarsa Kadin untuk mengkordinasi terlaksananya Batam menjadi Pelabuhan Transhipment dan sangat pasti berdampak kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia, katanya.

Sambungnya, harus ada investor yang strategis untuk pembangunan Pelabuhan Transhipment di Batam, dan tentunya hal ini tidak Singapore dan Malaysia karna bukan Investor strategis, karena keberhasilan Batam menjadi pelabuhan Transhipment akan mengurangi kegiatan Transhipment pelabuhan Singapore dan Malaysia. Hal tersebut terbukti pada masa Habibie sebagai Ketua Otorita Batam, Pengusaha pelayaran Taiwan (Evergreen) sudah mau membangun Pelabuhan di Kabil, tetapi oleh pihak Singapore, Evergreen ditawari tarif yang lebih murah. Jelas Daniel kembali.

“PT Pelindo bukan investor strategis untuk menarik investor menunjang Batam sebagai pelabuhan transhipment, tetapi hanya perusahaan bongkar muat saja, kecuali PT.Pelindo mau menanam modal di Batam, dengan berjuang Kepada Pemerintah Pusat agar memberikan stimulus ekonomi kepada trading melalui Batam”, kata Daniel

Kemudian Daniel menjelaskan kembali langkah-langkah bagaimana membuat pelabuhan Transhipment dikunjungi kapal. Ia teringat akan phylosophy ” the Ships follow the trade” yang harus digiatkan terlebih dahulu, berikan insentif kepada pemilik barang, misalnya jika mempergunakan Batam sebagai gateway maka diberikan keringanan bea masuk maupun pajak keluar, katakanlah sebesar 50 persen, maka shipper akan menginginkan Batam sebagai gateway ke atau dari Indonesia.

Jika hal ini dapat terlaksana, maka Feeder Tanjung Priok-Singapore atau ke Tanjung Pelepas akan beralih menjadi Tanjung Priok-Batam. Dan sesuai UU Pelayaran No 17, maka asas cabotage akan berlaku yang merupakan penambahan pajak badan. Dan dipastikan terbebas dari ketergantungan kepada Singapore atau Malaysia. Ungkap Daniel.

“Melihat undang-undang pelayaran No 17 Tahun 2008 mengenai asas cabotage, maka kapal-kapal berbendara asing tidak dapat ikut serta dalam oprasional feeder ke Batam, sehingga terjadi penamabahan oprasional kapal berbendera Indonesia sebagai feeder ke Batam dan hal ini dapat mengimbangi pengurangan pendapatan atau discont bea masuk yang merupakan penambahan pendapatan Negara”, jelasnya.

Daniel mengingatkan pada Tahun 2004 gabungan asosiasi telah mengirimkan proposal ke Bappenas dan Januari 2005 telah dipresentasikan di Bapenas Jakarta dan dilanjutkan di Politeknik Batam yang secara prinsip dikatakan bagus, tetapi sayangnya sampai saat ini tidak ada lanjutnya, dengan mempertimbangkan betapa pentingnya Transhipment, maka sebaikanya proposal tahun 2005 ditinjau kembali.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI) ini berharap dengan membangun Batam sebagai Pelabuhan Transhipment sebagai skala prioritas, pembuat kebijakan harus menunjukkan nasionalismenya yang telah berkurang, dan pengelolaan perlu ditingkatkan.

“BP Batam harus membentuk tim yang terdiri dari BP Batam ataupun dari pihak swasta untuk mewujudkan Pelabuhan Transhipment”. Ucap Daniel. Dan saya berharap bu Cen Sui Lan untuk mendorong Pemerintah Pusat agar pelabuhan Transhipment di Batam terealisasi. Tutup Daniel.(Oki)

Tags: AlFICapt.Daniel BurhanuddinPelabuhanPT.PelindoTranshipment
Sebelumnya

Pelabuhan Batam Siap Layani Perjalanan Bisnis ke Singapura

Berikutnya

Siapa yang Kenal 2 Pemuda Sontoloyo Ini? Siap-siap Saja

Berita Terkait

Lahan ISENABASA. ( Foto Istemewa)
BATAM

Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

3 September 2026
102
Privat: Granat Kepri Dorong DPO Narkotika Serahkan Diri dan Ungkap Jaringan Besar
BATAM

Syamsul Paloh: Deklarasi Anti Narkoba Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

3 September 2026
19
PWI-SMSI Kepri Dorong Insan Pers Jaga Profesionalisme dalam Menyikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
BATAM

PWI-SMSI Kepri Dorong Insan Pers Jaga Profesionalisme dalam Menyikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia

31 Agustus 2026
14

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD GERAK Karimun Mecky Berikan Solusi Parkir Harus Bentuk BUMD 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 20 LC Ditolak Bekerja di KTV, dan Ini Peran Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Usianya Masih 12 Tahun, 3 Siswi SMP Ini Nekat Open BO

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Senangkan Hati Suami Mandul, Diam-Diam Istri Paksa Pria Lain Tidur Di Hotel Agar Bisa Hamil

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.