Keprionline.co.id, Batam – Ribuan warga Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, bersama aliansi Pemuda Melayu se-Provinsi Kepri menggelar aksi unjuk rasa di kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (23/8/2023).
Aksi ini digelar dengan tema Aksi Tanpa Relokasi. Warga sebelumnya telah berkumpul di Lapangan Temenggung Abdul Jalam pada pukul 09.00 WIB. Warga kemudian melakukan long marc menuju kantor BP Batam.
Demo besar-besaran itu menuntut penolakan terhadap investasi di Pulau Rempang mengakibatkan warga kampung tua dan situs sejarah terancam digusur.
“Saat ini kita sedang menunggu kawan-kawan datang dari berbagai pulau, dari berbagai kampung”, ujar Kordinator Umum Aliansi Pemuda Melayu Provinsi Kepri, Dian.
Dalam unjuk rasa hari ini, ada sekitar 4.000 warga yang akan turun ke jalan untuk mengikuti aksi ini. Mereka terdiri dari berbagai pulau dan kampung yang tersebar diseluruh wilayah Batam.
“Massa yang ikut aksi ini terdiri dari berbagai pulau diantaranya Pulau Bagan Padang, Pulau Pempeng, Pulau Kasu, Pulau Lengkang, Pulau Gulang, Pulau Air dan Pulau Labu”, ujar Dian.
Dian berharap dengan adanya aksi ini, BP batam dapat menampung keluh kesah masyarakat terkait relokasi di Pulau Rempang, Batam. (gordon)






