Keprionline.co.id, Karimun – Puluhan anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Karimun kembali melakukan aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Karimun, Ravu ( 22/01.2025).
Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Karimun, Hanis Jasni mengatakan, Tuntutan aksi demo ini masih sama dengan aksi demo kami lakukan di Kantor DPRD Karimun Semalam, ujar Hasni.
“intinya, sebelum PT. Karimun Granite (PT. KG) melakukan pembayaran sisa dana tali asih kepada eks karyawan sesuai dengan janji perusahaan, SPSI akan terus melakukan aksi, SPSI berharap pemerintah daerah yaitu Bupati Karimun segera mencari solusi ini dan dengarkan aspirasi para eks karyawan PT KG,”Selain itu ujar Hasni.
Selain itu, aksi ini merupakan wujud kekecewaan kami kepada Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang dianggap lepas tangan dalam masalah tersebut. “Kami telah berkali-kali meminta audiensi, tetapi selalu gagal dan hari ini pun, beliau tidak hadir untuk menemui kami,” katanya Hasni.
Dari hal ini, SPSI kecewa terhadap lambannya penanganan pemerintah. “Jika tidak ada langkah konkret, kami akan terus menggelar aksi hingga ada kejelasan. Bahkan, kami siap mendatangi perusahaan secara langsung,” ujarnya Hasni.
Asisten II Pemerintah Kabupaten Karimun, Abdullah, mengatakan bahwa Bupati Karimun sudah berulang kali berupaya melakukan mediasi dengan pihak perusahaan. Namun, hasilnya nihil. “Kami sudah mencoba memanggil perusahaan, tetapi mereka tidak merespons. Pak Bupati menyarankan agar permasalahan ini ditindaklanjuti langsung kepada pihak perusahaan,” ujarnya Abdullah di depan massa aksi.
Diketahui, permasalahan ini bermula dari kesepakatan antara perusahaan dan karyawan yang terkena PHK, di mana perusahaan berjanji membayar uang tali asih sebesar Rp 3 Miliar. Namun, hingga kini, baru Rp 1 Miliar yang disalurkan. Selain itu, perusahaan juga belum memenuhi kewajiban pembayaran gaji tertunggak, iuran BPJS, dan uang pesangon sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara Kapolres Karimun melalui Kasat Intelkam, AKP Budi Tambunan, mengapresiasi aksi yang berjalan damai. “Kami akan terus melakukan pengamanan agar Karimun tetap kondusif. Harapan kami, masalah ini dapat segera diselesaikan,” ungkapnya. ( Jantua ).






