BINTAN – Keberadaan Star Poll Billiard di Jalan Barek Motor Kijang menjadi pergunjingan hangat masyarakat Kecamatan Bintan Timur.
Diketahui, olahraga billiard ini merupakan tempat yang disejalankan dengan aktivitas hiburan malam atau Pub.
Hal tersebut terlihat pada lantai satu (1) berupa parkiran atau basement, dilantai dua (2) terdapat tempat olahraga billiard, lantai tiga (3) diduga Pub, dan lantai empat (4) terdapat beberapa room karaoke dan tempat tinggal pekerja.
Dugaan tersebut berdasarkan video amatir yang diunggah salah satu perempuan yang menjelaskan bahwa Pub di Star Poll dilantai 3 akan segera beroperasi secara lancar dalam waktu dekat ini.
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Mustafa Abbas menyayangkan aktivitas tersebut bakal beroperasi di Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
Dirinya berharap kepada Pemerintah daerah dan pihak yang berwenang agar tidak memberikan izin beroperasinya Pub tersebut di Kijang.
“Masih banyak usaha lain yang bisa dibuat, mengapa para pengusaha tersebut tidak membuka usaha yang lebih produktif, dan edukatif agar masyarakat bisa merasakan dampak baik dari usaha yang dibuat,” kata Mustafa Abbas.
Dirinya menegaskan bahwa usaha seperti itu hanya menimbulkan mudharat dari pada manfaatnya.
“Mohonlah berfikir yang kontruktif, jangan pikirkan peluang kepentingan pribadi saja tapi masyarakat juga dipikirkan. Lalu, belum lagi dampaknya bagi para generasi muda kita,” tegasnya.
Tok Abbas sapaan akrab ini juga memaparkan bahwa, di Kecamatan Bintan Timur tidak ada hiburan sejenis itu saja kriminalitas, seksual dan lainnya tidak pernah absen dari daerah tersebut.
“Apalagi dibuka sarana syahwat seperti ini, kita bukan shukuzon tapi kita mesti preventif. Cara pencegahan itu murah dan sederhana, namun bila kita membuka ruang-ruang berbau maksiat pasti nanti kita membayar mahal atas resiko sosial yang terjadi, ” paparnya.
Dirinya juga menambahkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari usaha tersebut tidak seberapa, tapi akibat buruk yang ditimbulkan lebih membahayakan generasi.
“Jika mereka banyak duit dan mau berusaha atau bisnis, tolong buka bisnis yang pro rakyat dan jauh dari dampak maksiat, pasti kita dukung,” tambah Tok Abbas.
Disamping itu, seorang pengusaha yang enggan disebutkan namanya ini mengutuk aktivitas beroperasinya Pub di Star Poll.
“Sampai sini kedengaran musiknya kadang, kalau dibilang terganggu ya terganggu. Saya agak takut kalau buka toko, takutnya kalau hal-hal yang tidak diinginkan jika orang-orang itu keluar keadaan mabuk,” ungkapnya. Sabtu, (25/11).
Dugaan bahwa Star Poll di Jalan Barek Motor Kijang ini diduga kerab tidak mengantongi izin mulai dari adanya minuman, dan tempat hiburan Pub tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan media ini mencoba melakukan konfirmasi lanjutan kepada pengelola Star Poll Billiard. (*)




