BINTAN – Didampangi Ketua TP PKK Kepr Hj Kumala Dewi Gubernur Kepri Ansa Ahmad beserta Calon Legislatif (Caleg) DPRa RI Rizki Faisal sbangi masyarakat Desa Penjaga Kabupaten Bintan, Selasa (22/01/2024).
Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Penjaga terlihat bahagia saat mantan Bupati Bintan tiba dan menyapa warga sekitar.
Sorakan warga yang rindu akan sosok orang nomor satu di Kepri langsung menyerbu warga dan bersalaman dengan bapak Pembanguan yang pernah menjabat di Bintan.
Semasa memimpin Bintan dua periode, Ansar Ahmad memang paling rajin turun ke masyarakat. Bahkan tidak jarang tidur di rumah-rumah masyarakat yang berada di pelosok-pelosok untuk mendengarkan lebih jelas denyut nadi masyarakat yang dipimpinnya.
Sebagai pemimpin yang memimpin daerah minus infrastruktur saat itu, tekad Ansar Ahmad kuat untuk menjadikan Bintan menjelma jadi daerah baru meski hanya ditopang dengan APBD tidak lebih dari Rp 500 milyar.
Dan tekad itu Ansar Ahmad buktikan ketika tidak sampai 10 tahun, Bintan yang dulunya hanya kampung dengan tingkat buta huruf yang tinggi, infrastruktur minim, angka pengangguran besar serta angka kemiskinan yang tembus 15 persen, bisa dengan mudah dia atasi.
Di tangan dingin Ansar Ahmad, Bintan kemudian jadi daerah dengan indeks infrastruktur yang besar, buta huruf nol persen, angka kemiskinan berhasil ditekan jadi 4 persen dan angka pengangguran melorot turun drastis.
Kesungguhannya membangun daerah telah menjadikan Ansar Ahmad jadi Bapaknya Orang Bintan.
“Beliau selalu di hati kami sampai kapan pun,” kata Hamdan, salah seorang tokoh masyarakat Penaga.
Kini, mimpi beliau yang ingin menjadikan Kepulauan Riau jadi salah satu daerah pusat ekonomi baru di wilayah Indonesia bagian barat mulai memperlihatkan hasil.
Berbagai infrastruktur besar dan kecil dia bangun di Kepulauan Riau. Kabupaten yang masih tertinggal dia bantu dengan berbagai program baik dari APBD maupun APBN melalui lobby di berbagai Kementrian.
Kepiawaiannya dalam lobby ke pemerintah pusat telah membuktikan bahwa Ansar Ahmad salah seorang kepala daerah yang dinilai sukses memimpin daerah oleh pemerintahan Joko Widodo.
Karenanya selama Ansar Ahmad memimpin Kepulauan Riau sudah berkali-kali Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kepulauan Riau.
Pada hal secara politik, Kepulauan Riau tidak masuk hitungan. Wilayah yang tidak begitu luas dengan jumlah penduduk yang kecil, dalam ranah politik harusnya lebih banyak dikesampingkan oleh pusat.
Tapi karena hasil kerja dan kemampuan meyakinkan pemerintah pusat tentang keberhasilan program yang dia jalankan, Kepulauan Riau mendapatkan posisi istimewa di pemerintah pusat.
Hal ini dibuktikan begitu seringnya kunjungan Menteri ke Kepri serta besarnya dana APBN yang digelontorkan ke Kepri untuk membantu daerah yang jaraknya hanya seperlemparan bola ke Singapura ini untuk bangkit jadi pusat ekonomi baru di Indonesia bagian barat.




