Keprionline.co.id, Batam – Sebanyak 210 rumah di kawasan Tanjung Piayu Laut, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mendapat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan program BPBL merupakan kerja sama antara pemerintah provinsi dengan badan usaha sektor ketenagalistrikan untuk menghadirkan listrik kepada seluruh masyarakat di wilayah Kepri.
Untuk bantuan penyambungan listrik gratis kepada warga Tanjung Piayu Laut ini sumber daya berasal dari CSR tujuh perusahaan penyedia ketenagalistrikan yang ada di Batam dan Bintan, termasuk PLN Batam.
Ia menyebutkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu, salah satunya dengan pemerataan akses dan percepatan penyediaan listrik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Selama 3 tahun terakhir totalnya sudah lebih 2.300 rumah yang mendapatkan program BPBL ini, dan tahun 2023 ini ada sekitar 2.700 rumah,” ungkapnya pada media, Selasa (12/12/2023)
Ia menambahkan, pemerintah akan terus bersinergi bersama badan usaha sektor ketenagalistrikan untuk mewujudkan tercapainya target rasio elektrifikasi sebesar 100 persen pada 2024.
“Saat ini capaian elektrifikasi kita baru 97 persen. Kita juga sedang meningkatkan waktu nyala listrik yang awalnya hanya 12 hingga 14 jam, bisa menjadi 24 jam penuh. Seperti di Pulau Buluh, senin depan kita akan meresmikan kabel bawah laut. Jadi masyarakat disana sudah bisa merasakan listrik selama 24 jam,” beber Ansar.
Adapun beberapa badan usaha ketenagalistrikan yang turut andil memberikan program bantuan listrik gratis ini di antaranya yaitu PT PLN Batam, PT Tunas Energi, PT Energi Listrik Batam, PT Bintan Resort Cakrawala dan PT Bintan Industrial Estate.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Tanjung Piayu, Umar, mengapresiasi program BPBL tersebut.
“Kami berterimakasih atas kerjasama antara pemerintah, PLN serta badan usaha lainnya atas terlaksananya program ini, karena kebutuhan listrik ini sangat bermanfaat dan membantu sebagai penunjang hidup kami,” ucapnya. (Red)






