KEPRIONLINE.CO.ID, LINGGA – Dua pohon pisang di tanam warga di ruas jalan antara Desa Sungai Buluh menuju jalan Desa Jagoh Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, aksi warga itu wujud protes terhadap rusaknya jalan penghubung antar Desa yang terjadi sudah sekian tahun.
Lubang – lubang yang rusak nampak tersebar di sepanjang titik ruas jalan, luasan dan kedalaman pada jalan Penghubung antara Desa Sungai Buluh dan Desa Jagoh itu pun beragam. Pada salah satu lobang di tananami warga dua pohon pisang tanda bentuk protes warga pada pemerintah kabupaten Lingga dan provinsi Kepri.
Di jumpai Salah satu warga yang sedang melewati jalan tersebut saat di tanya tentang siapa warga yang menaman pohon pisang, die mengatakan tidak tahu.
“Saya tidak tahu pak, siapa yang menanam pohon pisang di ruas jalan ini, memang jalan ini sudah sangat lama rusak dan sangat menganggu saat di lewati, saya berharap jalan ini supaya cepat di perbaiki karna bisa mengakibatkan kecelakaan dan memakqn korban.
Diketahui jalan Penghubung antara Desa Sungai Buluh menuju Desa Jagoh ini kondisinya sudah sangat parah, walau sering di lakukan dari pihak Kecamatan Singkep Barat bersama warga bergotong royong menutupi lobang- lobang tersebut dengan tanah merah, itu pun tidak bertahan lama karna apabila turun hujan tanahnya menjadi lembeh dan di lewati kendaraan berlobang kembali. (KEPRIONLINE.CO.ID/BOY).






