KEPRIONLINE CO.ID, KARIMUN-Selaku Direktur utama PT Bagus Pulau Niaga internasional, Nia Wulandari Bagus merasa keberatan dan merasa dirugikan baik materi maupun waktu yang diakibatkan oleh Iskandar Tio, hal itu diungkapkannya kepada keprionline, Sabtu (14/11/2020).
“Saya sudah memiliki Izin dari Bupati Karimun Nomor:650/DISPU/1314/x/2020 untuk diperbolehkan membangun investasi sesuai surat permohonan No 04/July/Permohonan Citilim/2020 tanggal 15/Juli 2020”. katanya
Perihal permohonan:
- Izin melalui Clearing untuk pembangunan Fuel stroge, Power plant dan oilstrat mini atau Kilang minyak untuk dalam negeri
- pemerintah kabupaten Karimun apresiasi atas investasi yang akan dimulai di pulau buluh Desa Selat Mie kecamatan Moro kabupaten Karimun,
Sesuai rekomendasi yang telah diberikan kepada PT Bagus Niaga internasional sebagai berikut:
1.Nia Wulandari Bagus sebaga direktur utama PT Bagus Niaga internasional ,beralamat di jl Bojong indah no 40 RT/RW :004/006 pondok kelapa Jakarta timur.
2.Lokasi usaha: Desa Selat Mie kecamatan Moro kabupaten Karimun.
3.nomor Surat tanah: Perjanjian ikatan pengoperasian dan Ganti rugi atas pengusaha tanah dengan Nomor 289/2004
4.luas Tanah 103 hektare
5.luas rencana usaha:81,08 hektare.
Namun ungkapnya telah terjadi persoalan terkait perizinan dan penyerobotan lahan PT Bagus Niaga internasional sebanyak 107 Surat lahan hutan lindung dan lahan atas nama Warga Selat Mie dan desa Tanjung pelanduk sebanyak 407 sertifikat yang hampir final di kerjakan oleh BPN kabupaten Karimun. dianulir penyalahgunaan wewenang, Karena dari 407 sertifikat tanah bukanlah Nama Warga desa Selat Mie atau Tanjung pelanduk tetapi Atas nama 5 orang kepercayaan Perusahaan Terapong Besar yang dimiliki Iskandar Tio. ujarnya
Dan saat ini sudah saya ajukan pembatalan terkait Surat Sertifikat Tanah masalah lahan PT Bagus Niaga internasional dan Izin usaha yang saya urus untuk HUG bukan perusahaan Terapong besar, namun disalah gunakan oleh Iskandar Tio tanpa konfirmasi tanpa pemberitahuan apapun. imbuhnya
Nia Wulandari Bagus menyampaikan sebagai owner akan mengajak bekerja sama masyarakat Desa Selat Mie dan Tanjung pelanduk dalam memfasilitasi lahan perkebunan dalam pengurusan nya yang langsung dibawa pimpinan ke Wakil Kementerian Perikanan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sesuai program Presiden Jokowi Pemerintah Pusat. tutupnya (Sonip)






