Keprionline.co.id, Batam – Tim Khusus Gubernur Kepri Said Erwansyah Alqudsy bereaksi dengan tudingan yang ditujukan Walikota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi terhadap oknum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terkait Dalang dibalik Demo Rempang pada 11 September lalu.
Said meminta Wali Kota Batam Rudi dapat mengklarifikasi ke publik lengkap dengan menyebutkan nama jika benar ada oknum Pemprov Kepri yang mendorong aksi demo yang berakhir ricuh tersebut.
“Kita minta agar Wali Kota Batam mengklarifikasi tudingan tersebut. Kedua, jika benar ada pihak Pemprov Kepri mendalangi agar dibuka, siapa orangnya. Kemudian, ketiga, kita juga minta siapa orang di balik tudingan yang dilontarkan Wali Kota Batam tersebut” Ucap Said, Sabtu (4/11/2023)
Said berharap agar Wali Kota Batam bisa lebih jernih menyikapi permasalahan yang ada. Tidak melempar pernyataan yang mendiskreditkan pihak atau institusi lain dan jika diperlukan menyampaikan pernyataan permohonan maaf jika ucapan tersebut tidak terbukti.
“Kami minta ini harus segera diklarifikasi. Jika perlu, Wali Kota harus menyampaikan permohonan maaf atas tudingannya ke Provinsi Kepri.” sebut Said.
Sebelumnya Walikota sekaligus Ex-Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menyebut adanya dalang demo yang berujung kerusuhan tersebut. Bahkan Rudi dalam sebuah pertemuan sempat menyebut ada pihak dari “Pemprov Kepri” sebagai pendorong aksi.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta Wali Kota Batam agar bertanggungjawab atas apa yang disampaikan. Ansar menyebut informasi terkait dalang kerusuhan itu telah beberapa kali disampaikan Wali Kota Batam ke dirinya. Namun saat ditanyakan detailnya, Ansar menyebut Rudi menolak untuk membukanya.
“Kalau informasi yang tak pasti dan tak jelas jangan disampaikan. Beliau (Muhammad Rudi) berbicara mesti tanggung jawab, Jangan lempar bola panas. Jangan ketidakmampuan kita mengatasi sesuatu melempar ke pihak lain, saya kira itu tidak bijak. Tidak usah buat opini dan framing yang membuat ricuh, saya kira kita lebih dewasa memimpin lebih bagus, selesaikan ini. Karena investasi penting buat kita” ucap Ansar. (Red)






