Keprionline.co.id, Batam – Persoalan sampah di kota Batam masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan hingga saat ini. Masalah ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota Batam dan masyarakat, karena dampaknya yang signifikan terhadap lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, dan citra kota Batam sebagai kawasan industri dan pariwisata.
Untuk mengatasi permasalahan sampah tersebut, Pemerintah Kota Batam melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 telah menambahkan satu unit buldozer baru untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah di kota Batam. Penyerahan alat berat dilakukan di tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Senin, 17 Februari 2025. “Kita mendapat energi baru untuk mengurai permasalahan sampah di kota Bata ini,” kata Amsakar Achmad, wali kota Batam,” kata Amsakar.
Wali Kota Batam terpilih 2024-2029 menegaskan bahwa penanganan sampah adalah prioritas utama yang memerlukan kerja sama intensif dari semua pihak. Kolaborasi dengan pengelolaan sampah diperlukan untuk mencapai solusi yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan penanganan sampah di Kota Batam dapat ditingkatkan untuk menjaga kebersihan dan keseimbangan lingkungan.
Serah terima buldozer dilakukan antara Brand Manager Caterpillar Kota Batam, Evi Soemantri, kepada Amsakar Achmad. Acara serah terima tersebut disaksikan oleh Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan, Ketua Komisi III DPRD Batam, Muhammad Rudi, serta beberapa anggota DPRD lainnya, Anang Adnan dan Walfentius Tindaon (Gordon)






