Keprionline.co.id, Karimun – Warga Karimun khususnya yang tinggal di daerah pulau-pulau meminta Dinas Perhubungan memasang atap pelabuhan ponton KNP boom Panjang sebelum lebaran ini.
Bangunan ponton saat ini membuat warga yang mau berangkat ke daerah kepulauan tidak nyaman, seharusnya pembuatan ponton harus sama dengan desain lama menggunakan atap, ujar Rizal warga moro.
Jika kondisi hujan warga yang berangkat menuju Buruh, Moro, Durai, Tanjung Batu da selat beliah mejadi basah karena tidak memiliki atap, ujar Rizal.
Kita berharap perhatian pemerintah terkiat dengan hal ini, dan kita meminta supaya dipasang sehingga warga terlindung dari hujan dan panas, ujar Rizal.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Syahimi Sulaiman mengakui ponton di pelabuhan KPK saat ini memang disain gaya luar negeri dan proyek Dinas Perhubungan Karimun, ujar Syahimi.
“Jika kita lihat ponton pelabuhan di luar negeri, memang seperti itulah adanya, tanpa atap,” ujar Syahimi.
Selain itu, proyek pengerjaan ponton ini di kerjaan oleh PT Alindo Cahya Tama dan lama pengerjaan selama 180 hari, dan dikerjakan pada bulan november tahun 2023, ujar Syahimi.
Memang keluhan warga Karimun khususnya di daerah kepulauan, tetapi karena saat ini kondisi keuangan daerah kurang baik belum memungkinkan dilakukan pembuatan atap, ujar Syahimi kepada media, Senin ( 17/02/2025). ( Jantua) .






