Keprionlline.co.id, Kepri – Tokoh masyarakat Kepri, Nurdin Basirun mmenyambut baik penetapan Provinsi Kepri sebagai provinsi bershalawat oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahamad beberapa waktu yang lalu di hadapan ribuan masyarakat dan sejumlah tokoh penting yang hadir dalam “Kepri Bershalawat” di Laman Gurindam XII, Tugu Sirih Tanjungpinang.
Provinsi Kepri merupakan miniaturnya Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau yang saling terhubung dan terdapat keberagaman agama, suku adat dan budaya.
Hal ini merujuk pada data yang ada, masyarakat yang mendiami Kepri didominasi oleh Suku Melayu sebanyak 29,97 persen, disusul oleh Suku Jawa sebanyak 22,2 persen, Suku Batak sebanyak 12,43 persen, Suku Minang sebanyak 19,71 persen, Etnis Tionghoa sebanyak 7,70 persen dan sisanya gabungan dari beberapa suku yang saat ini mendiami wilayah Kepri.
Selain itu, dari berbagai keberagaman suku-suku yang mendiami wilayah Kepri ini komposisi agama yang ada di Kepri di Dominasi oleh agama Islam sebanyak 78,19 persen disusul oleh agama Kristen 11,89 persen, Katolik 2,43 persen, Hindu 0,05 persen dan Buddha 7,26 persen, jadi Kepri ini sudah cocok sebagai provinsi bershalawat, ujar Nurdin Basirun yang juga mantan Gubernur Kepri periode 2019-2024.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Kita sudah menetapkan Kepri sebagai Provinsi Bershalawat. Kami berharap para habib dapat sering hadir di tengah-tengah masyarakat Kepri untuk menambah semangat cinta shalawat,” ujar Ansar. ( Gordon ).






