Rabu, 10 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Niat Kejar Maling Kerbau, Pria Ini Justru Kehilangan Nyawa Anaknya karena Ditabrak Mobil si Pencuri

A Husien Widjaya
9 Januari 2021
di SERBA - SERBI
0
Niat Kejar Maling Kerbau, Pria Ini Justru Kehilangan Nyawa Anaknya karena Ditabrak Mobil si Pencuri

Sumber Tribunnews.com

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL-Peristiwa tragis pengejaran pencuri kerbau terjadi di Desa Aruan Lumban Tongatonga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Seorang ayah bernama Jordan Aruan (47) luka-luka, sedangkan anaknya, Sudirman (20). meninggal dunia lantaran ditabrak sang maling.

Baca Juga

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
26
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40

Motor yang mereka kendarai ditabrak mobil L-300 yang dipakai para penjahat tersebut mencuri empat ekor kerbau milik korban.

Kini, Jordan Aruan masih dalam pemulihan kesehatan di rumahnya, Desa Aruan Lumban Tongatonga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.

Sementara anaknya, Sudirman telah meninggal dunia pada Rabu (30/12/2020) setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit sejak kejadian Rabu (16/12/2020).

Kronologi

Pengejaran para pelaku pencurian ternak milik keluarga abang Jordan Aruan, Mangitua Aruan terjadi setelah istri Jordan Aruan, Maharani boru Panjaitan (37) mendengar adanya suara gesekan langkah kaki di depan rumahnya.

“Aku kan tidur di ruang tamu, istriku tidur di kamar dan yang pertama sekali mendengar ada suara kaki.”

“Dia langsung melihat dari jendela ternyata ada orang.”

Lalu, istriku membangunkanku dan anakku Sudirman Aruan juga bangun,” ujar Jordan Aruan saat disambangi di rumahnya di Desa Aruan Lumban Tongatonga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba pada Jumat (08/1/2021).

Sejauh penuturan Jordan Aruan, kerbau tersebut kerap ditambatkan di samping rumahnya pada sebuah tunggul kayu.

Kerbau yang ada di sana ada empat ekor; dua ekor induk dan dua ekor anak kerbau.

Pencuri tersebut menarik tali kerbau hingga simpang yang berada 1,5 kilometer dari rumah Jordan Aruan.Pencuri itu kemudian memasukkannya ke dalam mobil L-300.

Kata dia, kedua anak kerbau tersebut tidak menggunakan tali sehingga pencuri tersebut kesulitan memasukkannya ke mobil.

Sudirman pertama sekali memantau keberadaan pencuri, namun ia langsung berbalik karena merasa takut sendirian.Pencuri tersebut kemungkinan besar ingin mencuri 4 kerbau; dua induk dan dua anak kerbau.

“Kami lihat sama anakku bahwa kerbau sudah hilang dua induknya.”

“Lantas, kusuruh anakku mengejar, namun tidak dilihatnya bahwa mereka sudah bermuat di simpang sana karena ia takut.”

“Dia bilang samaku bahwasanya mereka (pencuri) itu udah pergi, lagipula aku takut, dibilang dia.”

“Lalu, kami dualah yang pergi.”

“Pas kami di tempat itu, kami lihat mereka sudah bermuat (merapikan pick up L-300 dengan tenda). Kerbau itu ada dua ekor yang induknya ya,” lanjutnya.

Pengejaran pun terjadi. Jordan yang membonceng anaknya menghempaskan tangannya ke kaca spion pencuri tersebut agar berhenti.

Namun, Sudirman dan ayahnya malah ditabrak oleh pencuri yang menggunakan L-300 tersebut.

“Lalu, kami kejar mereka. Dua mobil orang itu, Avanza di depan yang berwarna silver dan L-300 di belakang.”

“Setelah kami kejar, kami memotong L-300 itu dan kuhempaskan kaca spionnya supaya dia berhenti,” sambungnya.

Sama-sama melaju, Jordan sempat memukul kaca spion sebagai pertanda agar pencuri tersebut berhenti.

Ternyata, pencuri tersebut malah melaju lebih kencang dan menabrak Jordan dan anaknya yang mengendarai sepeda motor.

Ia menuturkan bahwa pencuri sengaja menabrak mereka yang sudah berada di depan pencuri tersebut.

“Kami salip dia pas posisi berjalan dan dia berusaha mengejar kami.”

“Sengaja dia menabrak dari belakang, terdengar suara mobilnya.”

“Saya lihat ke belakang bahwa dia berusaha menabrak kami, dan pas saya lihat, kami sudah ditabrak,” ujarnya.

Ia juga menguraikan kondisi anaknya seusai kejadian nahas tersebut.

“Kami salip dia pas posisi berjalan dan dia berusaha mengejar kami.”

“Sengaja dia menabrak dari belakang, terdengar suara mobilnya.”

“Saya lihat ke belakang bahwa dia berusaha menabrak kami, dan pas saya lihat, kami sudah ditabrak,” ujarnya.

Ia juga menguraikan kondisi anaknya seusai kejadian nahas tersebut.

“Dia tambah kecepatannya, terdengar itu dari suara mobilnya, tambah kecepatan.”

“Setelah itu, terseret kami, dia (pencuri) pun pergi.”

“Kucari lah mobil karena anakku dah menjerit, ‘Pak tolong aku, aku tak bisa jalan lagi’ dibilangnya.”

“Kutengoklah, mukanya pun sudah terkelupas sebelah kiri sama kupingnya hilang.”

“Kuketuklah rumah Kades yang tak jauh dari situ dan kades lah yang bawa kami ke rumah sakit.”

“Kaki Sudirman patah dan terpelanting ke sebelah kanan, saya ke sebelah kiri.”

“Saya diseret, saya berusaha menghindar karena ban (roda) depan sebelah kiri itu sudah kena dengan perut saya.”

“Karena kereta (sepeda motor) kan sudah lengket di bawah mobil, dia mengurangi kecepatan atau over gigi.”

“Waktu itulah saya punya kesempatan menghindar dan buang badan ke sebelah kiri ke selokan itu,” sambungnya.

Dua minggu sejak kejadian, ia tidak bisa tidur, dan ketika duduk terasa badan sudah patah.

Kini, ia masih dalam pemulihan di rumah. Istrinya, Maharani boru Panjaitan dengan sabar merawat suaminya.

Jordan mengalami luka di kaki tangan sebelah kiri, punggung, pinggang sehingga tidak bisa menggerakkan badan bahkan saat tidur.

Sementara, Sudirman Aruan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama dua minggu.

Awalnya, Sudirman Aruan dirawat di Rumah Sakit HKBP Balige lalu dirujuk ke Rumah Sakit Putri Hijau.

Setelah empat hari mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Putri Hijau, Sudirman dirujuk lagi ke Rumah Sakit Murni Teguh dan menjalani perawatan selama 10 hari. (Sumber Tribunnews.com)

 

Tags: AnaknyaDitabrakJustrukarenaKehilanganKejarKerbauMalingMobilNiatNyawaPria Inisi Pencuri
Sebelumnya

ABG Hamil Tewas Dibunuh Dengan 13 Luka Tikaman

Berikutnya

2 Orang Meninggal Dunia Akibat Tertimpa Tanah longsor Di Batam

Berita Terkait

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
26
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40
Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol
KARIMUN

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
27

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terduga Kasus Penipuan Mobil Retal, Diduga Bebas Gunakan Handphone dari Dalam Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang Bertuliskan “Black List”, Kuasa Hukum Nilai Cederai Nama Baik

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Empat Mantan Pejabat KPU Karimun Dituntut Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemilu 2024

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jelang Musda V INTI Kepri, Datok Amat Tantoso Dorong Piter Tanjaya Lanjutkan Kepemimpinan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Warga Tebias Terima BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus, 28 KPM Terima Rp900 Ribu

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 500 Gram Ganja dari Aceh ke Batam, Satu Tersangka Ditangkap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Piter Tanjaya Kembali Pimpin INTI Kepri Secara Aklamasi, Siap Perluas Program Sosial hingga 2030

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.