Keprionline.co.id, Batam – Polda Kepri berkomitmen menjaga citar Provinsi Kepri dari sektor keamanan di objek vital nasional (Obvitnas) dan objek tertentu (Obter) di Kota Batam.
Dirpamobvit Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Rudy Cahya Kurniawan mengakui, penjagaan objek vital nasional (Obvitnas) dan objek tertentu (Obter) merupakan rutinitas Polda Kepri untuk memberikan kenyamanan bagi warga Kepri dan Warga Negara Asibg ( WNA ) yang berkunjung ke Kota Batam, ujar Rudy Cahya Kurniawan.
“Selain menjaga keamanan, patroli dialogis ini juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. “Pendekatan dialogis penting untuk membangun komunikasi yang baik antara polisi, pengelola, dan masyarakat,” Ungkap Dirpamobvit Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Rudy Cahya Kurniawan, M.Si., M.H., M.Kn.
Keamanan di Kota Batam jarus kita jaga untuk menjaga citra Kota Batam, Provinsi Kepri di mata negara-negara lain. Provinsi Kepri langsung perbatasan dengan dua negara yaitu Singapura dan Malaysia, dan bukan rahasia umum lagi setiap libur akhir pekan WNA Singapaura dan Malaysia selalu berlibur ke Kota Batam, ujar Rudy kepada media, Minggu ( 19/01/2025).
Sementara pengamat Wisata Kota Batam, Siska Mandalia mengatakan, kita apresiasi Polda Kepri yang telah melakukan pengamanan rutin di tempat objek Vital di Kota Batam, Hal ini tentu salah satu langkah peningkatan SDM Kota Batam dari sektor wisata, ujar Siska.
BACA JUGA : Pelaku Jambret Wisata Asal Belanda Tertangkap
Kita berharap supaya di Kota Batam ini jangan terulang lagi aksi jambret terhadap WNA seperti Tahun 2023 lalu Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda bernama Celestine Florintine Schwarz menjadi korban jambret di depan Grand Mall, hal seperti ini merusak citra kota batam.
Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk sama-sama menjaga keamanan kota Batam, saling mengingatkan untuk saling menjaga ketertiban di Kota Batam, ujar Siska. ( Gordon ).






