KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL PASAMAN – Penelurusan tim media keprionline.co.id di dua titik tambang emas yang diduga ilegal di Kecamatan Duo Koto menemukan beberapa kerusakaan lingkungan dampak dari aktifitas tambang emas diduga ilegal ini.
Lokasi tambang emas rakyat ini sangat hanya bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor sepanjang 10 Kilo meter usai itu melanjutkan berjalan kaki beberapa kilo meter lagi baru sampai ketitik lokasi tambang,dari pantauan media keprionline.co.id sulitnya perjalannan menuju lokasi tambang menjadi fakto utama para pelaku tambang ini tidak terpatau oleh pemerintah setempat.
Pengakuan dari beberapa warga yang engggan disebutkan namanya mengatakan,masyarakat setempat sangat diuntungkan dengan kehadiran tambang emas ini,karena sudah banyak membantu masyrakat setempat seperti membantu perbaikan jalan dan tempat ibadah dan banyak anggota masyarakat yang ikut bekerja di lokasi tambang serta jadi penyuplai minyak bagi Alat Berat,selain itu antara penambang dengan warga, ada hitungan persentase, kata salah seorang warga, yang tidak mau disebut namanya kepada media ini beberapa waktu yang lalu.
Disisi lain pengakuan warga lainnya, tidak sebanding bantuan pelaku tambang emas dengan kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini,memang saat ini kita belum bisa merasakan apa dampak dari tambang emas ini dan anak cucu kita nanti yang merasakan dampaknya ini semua dan kita meminta pemerintah daerah bisa menghentikan aktifitas ini,kata warga kepada media keprionline saat melakukan investigasi dilapangan. ( KEPRIONLINE.CO.ID NASIONAL PASAMAN / RED F23 ) .






