KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Kota Dumai yang berada di pesisir Provinsi Riau sangat rentan dengan perkembangbiakan sel jaringan teroris. Ini terbukti dari seringnya penangkapan terduga teroris di Kota Dumai.
Penangkapan delapan orang terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror Polri di Kota Dumai, bukan kali pertama. Ini sudah merupakan kesekian kalinya penangkapan terduga teroris di Kota Dumai.
Dari hasil rangkuman yang beredar di internet, sudah beberapa kali Densus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terduga teroris di Kota Dumai. Jumlah terbanyak yaitu 8 orang terduga teroris.
Delapan orang terduga teroris ini bermacam profesi. Dan tugasnya di jaringan teroris juga bermacam. Kabar penangkapan ini membuat publik di Kota Dumai heboh bukan main.
Menurut informasi yang berhasil Menit News kumpulkan, kabarnya penangkapan masing-masing terduga teroris terbagi di beberapa kecamatan yang ada di Kota Dumai.
Penangkapan pertama berlangsung di Kecamatan Bukit Kapur, Kecamatan Dumai Barat dan Kecamatan Dumai Kota. Total terduga teroris sebanyak delapan orang dengan posisi dan jabatan berbeda.
Untuk nama 8 orang terduga teroris yang berhasil Densus 88 Antiteror Polri amankan adalah sebagai berikut: ZA (45), HI (33), JP (40), MAM (47), MAA (29) RF (36), MNS (50), dan ITZ (40).
Sebagai data pendukung, Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap sejumlah terduga pelaku terorisme di wilayah Kota Dumai, Provinsi Riau.
Kabar penangkapan tersebut juga telah dibenarkan oleh Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar.
“Benar ada penangkapan (terduga teroris) di Riau. Ada beberapa orang (yang ditangkap),” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (15/9).
Kendati demikian, dirinya belum mau merincikan lebih lanjut ihwal jaringan dan jabatan mereka-mereka yang ditangkap tersebut.
Aswin mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para terduga terorisme usai ditangkap. “Nanti kami lengkapi infonya sebelum rilis. Mohon waktu ya,” pungkasnya. (SUMBER: Menit.co.id).






