KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Saatnya kita menyatukan persepsi untuk memberikan dukungan kepada pemimpin terpilih di provinsi Kepri ini. Ansar-Marlin akan memberikan perubahan terhadap pembangunan Kepri yang lebih baik, apalagi kita ketahui bersama pak Ansar merupakan pemimpin yang memiliki track-recoord membangun kabupaten Bintan menjadi daerah tujuan wisata internasional. Di tangannya saya meyakini seluruh kabupaten/kota yang ada di provinsi Kepri akan menjadi daerah tujuan wisata dan investasi asing. Ungkap Ketua Aliansi Batak Marsada
“Saya mengapresiasi visi Ansar Ahmad pada recovery ekonomi. Aliansi Batak Marsada mendorong bakal Gubernur Kepri ini yang akan dilantik 2 bulan mendatang untuk segera menjemput investasi dari Negara asalnya, pasca pandemi Covid19, demi perubahan di Provinsi Kepri”, ucapnya
Mantan Bupati Bintan dua priode ini punya visi dan misi yang jelas dan terstruktur. Program unggulan menjadi target utama yaitu recovery ekonomi, seperti janji politik beliau, ujar Leo
“Selain sukses membangun infratuktur Kabupaten Bintan dalam kepemimpinan selama dua priode, sepak terjang Ansar Ahmad dalam ranah politik sangat diperhitungkan banyak kalangan. Kiprahnya dikancah politik tingkat Nasional juga tak bisa diragukan”. Ucapnya.
ABM berharap janji politik Ansar, setelah terpilih menjabat Gubernur Kepri akan jemput langsung investasor dari Jepang dan Amerika serta China untuk melakukan investasi di Kepri, ” ini yang sangat di apresiasi oleh kami.
“Karena harus ada kemauan kuat untuk seorang pemimpin merubah Kepri ini menjadi tempat investasi yang mendunia, dampaknya cukup besar buat kesejahteraan masyarakat Kepri” ucapnya.
Ada beberapa konsep untuk recovery perekonomian yang bisa dilakukan pak Ansar, diantaranya melakukan Pembangunan infrastruktur, penguatan investasi, revitalisasi regulasi, dan mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Provinsi Kepri. Jelasnya
Ansar banyak mengukir prestasi besar. Prestasi tentu saja tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan infrastuktur tapi juga pembangunan bidang lainnya yang mendukung kemajuan daerah. Salah satunya, pembangunan sumber daya manusia yang menjadi perhatian dan tolok ukur.
Aliansi Batak Marsada juga berkeyakinan Provinsi Kepri dibawah kepimpinan Ansar akan tancap gas untuk mendorong setiap daerah tampil dengan keunggulannya masing-masing.
Seperti Kota Tanjungpinang dikembangan sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, wisata Budaya Melayu dan industri halal. Kota Batam yang sudah maju pesat akan dikembangkan sebagai pusat hubungan logistik internasional, pariwisata, Industri kedirgantaraan, industri digital dan kreatif, investasi Internasional trade and finance center.
Selanjutnya, Kabupaten Bintan akan dikembangkan sebagai pusat pariwisata internasional, industri MRO (maintenance, repair, and overhaul) dan industri pengolahan makanan. Kabupaten Karimun akan difokuskan sebagai pusat Industri maritim dan perikanan. Kabupaten Natuna akan dikembangkan sebagai jalur perdagangan laut, sentra perikanan dan kelautan serta wisata.
“ sedangkan Kabupaten Lingga akan dikembangkan sebagai pusat pertanian, perkebunan dan peternakan serta wisata. Sedangkan Kepulauan Anambas karena daerahnya punya wilayah laut luas dengan kondisi alam dan pantai yang indah akan di kembangkan sebagai sentra perikanan dan wisata. Semua bisa dilakukan pam Ansar kalau ada niat baik dan kemauan merubah Provinsi Kepri lebih maju lagi,” jelas Leo
Selain itu, Kami dari ABM mengharapkan juga adanya pembangunan sopo Godong sesuai permintaan aliansi Batak marsada kepada pak Ansar saat Pilkada Kepri lalu.
“Saya berharap pak Ansar dapat merealisasikan, soalnya harapan dari masyarakat Batak di Batam berharap adanya gedung pertemuan masyarakat Batak. Gedung pertemuan atau sopo godang untuk saat ini belum ada di kota Batam”, imbuhnya
Padahal sejak dahulu tokoh2 dan pemuka adat masyarakat Batak bercita-cita membangun sopo Godang. “Ini bukti perjuangan aliansi Batak marsada, di Kota Batam” Tutup Leo simanjuntak.






