Selasa, 6 Oktober 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Kesaksian Supir Ambulance Pada Kasus Pembunuhan Brigadir J

kepri online
8 November 2022
di SERBA - SERBI
0
Kesaksian Supir Ambulance Pada Kasus Pembunuhan Brigadir J
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan agenda mendengarkan keterangan saksi sangat mengejutkan.

Ada sekitar 5 saksi yang akan dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di perumahan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
19

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
19

Salah satu saksi yang dimintai keterangan oleh Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santosa yakni Sopir ambulans Ahmad Syahrul Ramadhan yang bekerja di PT Bintang Medika mengungkapkan sederet fakta tentang kondisi jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Syahrul pada saat itu diminta untuk menjemput jenazah Brigadir J di rumah dinas mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Ferdy Sambo, ia pun merasa heran, karena biasanya dia selalu diminta untuk menjemput orang sakit namun kali ini berbeda, mayat yang akan dibawanya.

Awalnya mendapat perintah dari kantornya menjemput di salah satu lokasi yang belum diketahui pukul 19.08 WIB. Kemudian, masuk pesan WhatsApp (WA) ke telepon selulernya.

”Ada yang menelpon dari orang tidak dikenal membutuhkan layanan ambulans,” tutur Syahrul dalam sidang tersebut.

Pada saat menerima telepon dari nomor tak dikenal, Syahrul biasa saja, karena memang biasa dia menerima telepon dari nomor yang tak dikenal.

Namun yang membuat dia curiga, pada saat dia diminta untuk bawa jenazah dari rumah dinas tersebut.

”Dibilang rasa curiga ada Yang Mulia. Kalau dari rasa kecurigaan saya pribadi, saya sudah menginsting kalau ada kejadian kematian,” katanya dalam siding itu.

Lanjut lagi Syahrul menceritakan kronologinya, pada saat tiba di rumah dinas itu ada mayat Brigadir J tergeletak dengan berlumuran darah menggunakan kaos Putih dan wajah yang ditutupin masker berwarna hitam.

Saat mau mengangkat mayat itu, ia melihat ada luka tembak di dada kiri Brigadir J, dikarenakan dada nya bolong.

“Tahu dari mana luka tembak?” tanya hakim.

“Ada bolongan di dada sebelah kiri kalau tidak salah Yang Mulia,” jawab Syahrul

Menurut Syahrul, posisi Yosua dalam keadaan telentang dengan kaus yang sedikit terbuka.

“Masih pakai baju putih,” ujar Syahrul. “Telentang, Yang Mulia,” imbuhnya.

“Jenazah sudah di kantong?” tanya hakim.

“Belum. Masih tergeletak berlumuran darah yang mulia,” jawab Syahrul.

Foto Yosua sempat ditunjukkan di ruang sidang. Posisinya sedang dalam posisi telentang. Sementara di sekitarnya terlihat genangan darah.

“Wajahnya ditutupi masker?” tanya hakim lagi. “Iya,” jawab Syahrul

“Warna hitam seperti ini?” tanya hakim .

“Iya yang mulia,” jawab Syahrul.

Ia juga mengaku sempat disuruh untuk mengecek denyut nadi Brigadir J. Sebelum mengecek, ia pun sempat memakai sarung tangan karet.

Sementara denyut nadi yang diperiksa oleh Syahrul adalah bagian tangan kiri Brigadir J.

Namun denyut nadi Brigadir J disebutnya sudah tidak ada.

“Saya disuruh salah satunya anggota untuk cek nadinya. Saya cek sudah tidak ada nadinya,” ujarnya.

Meski telah dipastikan, Syahrul mengaku beberapa anggota Propam Polri menyuruhnya untuk kembali mengecek denyut nadi Brigadir J.

Hal ini, katanya, dilakukan untuk memastikan Brigadir J masih hidup atau tidak.

“Saya bilang ke bapak-bapak lokasi ‘izin Pak sudah tidak ada’, ‘pasti Mas?’ ‘pasti Pak,” ujar Syahrul.

Bahkan pengecekan pun masih dilakukan oleh beberapa anggota Propam Polri tersebut.

“Lalu dicek kembali (kondisi nadi Yosua) oleh bapak-bapak di lokasi,” jelasnya. (KEPRIONLINE.CO.ID).

 

Tags: kasus pembunuhan brigadir jkesaksian supir ambulancesidang brigadir jsupir ambulance
Sebelumnya

Terungkap Oknum Polisi Yang Nyerang RSU Bandung, Ini Dia Daftar Namanya

Berikutnya

Gelar Pasukan Dan Peralatan, Kapolri Dan Panglima TNI Ingin KTT G20 Berjalan Sukses

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
19
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
19
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
15

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Kades Jang Akui Tolak Tanda Tangani Surat Tanah Karena Masuk Hutan Lindung Bukan Karena Ada Dendam Pribadi

    Kades Jang Akui Tolak Tanda Tangani Surat Tanah Karena Masuk Hutan Lindung Bukan Karena Ada Dendam Pribadi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Masyarakat Indoensia Timur Serukan Kedamaian di Kota Batam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Bupati Iskandarsyah Siap Hadiri KonferKab IV PWI Karimun

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PWI Kepri Siap Dukung Transformasi Polri di Bawah Kapolri Suyudi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Warga Sungai Pasir Keluhkan Penimbunan Lahan Sepihak Tanpa Koordinasi RT dan Masyarakat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • IPK Batam Desak APH Usut Dugaan Penimbunan Mangrove di Marina

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • KJRI Johor Bahru Fasilitasi Kepulangan 87 WNI dan PMI dari Malaysia

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • BTN Bersama Gubernur Bahas Pembangunan Perumahan Untuk ASN

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.