Keprionline.co.id, Karimun – Kini para pejabat instansi baik swasta yang ada di kabupaten Karimun mesti hati-hati terhadap penipuan yang bermodus sebagi wartawan, punya KTA , namun tidak jelas serta mengaku-ngaku sebagai wartawan dengan mengatasnamakan wartawan ke pelaku usaha.
Menanggapi praktik yang Ketua IWO Karimun Rusdianto menyusul beredarnya video CCTV di salah satu tempat usaha di Kabupaten Karimun
Dalam video berdurasi 2 menit 40 detik tersebut, terlihat 2 orang lelaki yang mengaku sebagai wartawan mendatangi sebuah toko yang beralamat di Bukit Tembak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral dan di duga melakukan aksi pemerasan terhadap pemilik toko.
“Kami mengecam keras tindakan tersebut karena sudah mencoreng profesi wartawan sebagai pilar ke 4 demokrasi,” ungkap Rusdianto, Kamis (5/2/2026).
Secara tengas, Rusdianto dengan rekaman cctv yang ada meminta kepada pihak berwajib Polres Karimun untuk melakukan penyelidikan terkait oknum tersebut.
“Kami minta pihak Kepolisian menindaklanjuti rekaman video CCTV yang tersebar itu, jika kedua orang itu terbukti bersalah, maka kami tekankan untuk di hukum sesuai Undang-undang yang berlaku,” katanya.
Ketua IWO Karimun, Rusdianto mengungkapkan untuk mencegah terjadinya aksi serupa dikemudian hari sekaligus memberikan efek jera, persoalan ini harus segera di tangani secara profesional oleh pihak Kepolisian.
Dengan terbitnya berita ini berharap kepada pimpinan instansi Pemerintah Kabupaten Karimun maupun Swasta agar melaporkan jika ada yang sudah menjadi korban penipuan dan pemerasan dari oknum tersebut, ungkapnya. ( Jantua / JMS ).






