Keprionline.co.id, Bintan – Warga Perumnas Tokojo Kampung Baru Licin, Kelurahan Gunung Kijang ditemukan tewas tersambar petir di rumahnya, Senin (23/10/2023)
Kapolsek Bintan Timur (Bintim) AKP Rugianto membenarkan kejadian tersebut yang terjadi sore kemarin 22 Oktebor 2023 pukul 15.00 wib.
“Saat ini korban dibawah ke RSUD Bintan untuk dilakukan visum” katanya.
Ia menyebutkan, dugaan sementara korban meninggal akibat di sambar petir yang mana di tubuh korban sesuai dengan ciri-ciri terkena petir.
“Dari pemeriksaan sementara tidak ada tanda kekerasan yang dialami korban” katanya.
Adapun kronologis kejadian, lanjut Kapolseknya, berawal Hairil Anuar datang ke rumah korban untuk memastikan kondisi listrik di rumah korban, apakah mati atau tidak akibat adanya petir kuat yang terjadi pada pukul 14.00WIB.
Saat itu, tambahnya, Hairil Anuar mencoba membuka pintu rumah korban, dan langsung melihat korban sudah terbaring dengan posisi telungkup di meja dekat dapur rumah korban.
Setelah melihat korban seperti itu, Hairil Anuar langsung menghubungi Kok Seng pemilik kebun.
Setelah melihat korban, Suparmanto langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Lengkuas.
“Kita langsung ke TKP,” ucap dia.
Saat di TKP, korban dalam keadaan telungkup dibawah meja dapur rumah korban. Korban mengenakan celana pendek dan tidak memakai baju serta mengeluarkan cairan (ingus) dari hidung.
Kemudian, ada obat sakit kepala merk bodrek, satu bungkus jamu diatas meja, hingga listrik dalam keadaan mati.
Atas kejadian tersebut, lanjut dia, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah, dan pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan. (Oppy)




