“Ini aspirasi masyarakat Kepri. Bagaimana progres jembatan Batam-Bintan, dan apakah realisasinya sesuai dengan jadwal. Semoga saja Presiden RI Jokowi yang menghadiri dimulainya pembangunan jembatan Babin ini, nantinya. Itu yang kita sampaikan ke Menteri PUPR,” jelas Cen Sui Lan, Pada saat rapat kerja Komisi V dengan Menteri PUPR dan jajarannya

KEPRIONLINE, CO, ID, BATAM – Cen Sui Lan kembali mempertanyakan, dan meminta percepatan pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin). Pembangunan multiyears infrastruktur jembatan Batam-Bintan ini diharapkan sudah dimulai tahun 2021 ini. Tegasnya.
Memang nama Cen Sui Lan belum populer di dunia politik dia banyak dikenal sebagai pengusaha, namun setelah posisinya menduduki kursi di DPR RI, namanya kian hari melambung di Provinsi Kepri.

Sejak dilantik menjadi anggota DPR RI menggantikan Ansar Ahmad yang mundur dan akan menjabat Gubernur Kepri terpilih, nama Cen Sui Lan mulai dipertanyakan masyarakat Kepri, siapa sebenarnya Cen Sui Lan?.
Wanita berparas cantik ini kelahiran Kuala Langkat, Cen Sui Lan adalah seorang pebisnis bergerak di sektor Pariwisata, kiprahnya di Politik dimulai sejak tahun 2009. Cen Sui Lan adalah sosok dari etnis Tionghoa. Wanita ini merupakan sosok wanita pengusaha muslimah, yang cukup sukses di Kota Batam, Provinsi Kepri. Istri dari H Raja Mustakim.
Kiprahnya di partai Golkar diawali sebagai wakil Bendahara DPD Golkar Provinsi Kepri tahun 2015 – 2020. Selain itu Cen Sui Lan juga di percaya menjabat sebagai Ketua MKGR Tahun 2020 – 2024.

Cen Sui Lan dilantik menjadi anggota DPR-RI di Jakarta, pada Desember 2020 lalu, oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, sebagai pengganti antar waktu (PAW) setelah dilantik, ia langsung bertugas menjadi anggota Komisi V, menggantikan Ansar Ahmad.
CEO PT Asmaya Buana Nusantara ini, mengatakan berkomitmen bekerja sebaik-baiknya amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Saya akan semaksimal mungkin memperkuat fungsi utama DPR RI, baik itu fungsi legislatif, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan
Menjadi anggota DPR RI adalah langkah awal untuk memprioritaskan dan mewujudkan cita-citanya agar warga Kepri yang kurang mampu bisa hidup layak.
Selain itu Cen Sui Lan selalu menyuarakan tentang harmoni dalam keberagamaan dan kesetaraan.
Dia berjanji akan semaksimal mungkin bekerja untuk memperjuangkan kemajuan Provinsi Kepuluan Riau ditingkat nasional, dan menyerap aspirasi dan kepentingan masyarakat Kepri.
Pada saat rapat kerja Komisi V dengan Menteri PUPR dan jajarannya, Cen Sui Lan kembali mempertanyakan, dan meminta percepatan pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin). Pembangunan multiyears infrastruktur jembatan Batam-Bintan ini diharapkan sudah dimulai tahun 2021 ini.
“Ini aspirasi masyarakat Kepri. Bagaimana progres jembatan Batam-Bintan, dan apakah realisasinya sesuai dengan jadwal. Semoga saja Presiden RI Jokowi yang menghadiri dimulainya pembangunan jembatan Babin ini, nantinya. Itu yang kita sampaikan ke Menteri PUPR,” jelas Cen Sui Lan.
Selain jembatan Batam-Bintan, Cen Sui Lan juga menyampaikan, di Kepri, terjadi musibah banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi dan angin kencang, karena fenomena La Nina, di awal tahun 2021 dan dua pekan lalu. Bencana dan kerusakan infrstruktur terjadi di Kota Tanjungpinang, Batam dan Bintan.
Seperti Kota Batam, merupakan pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura. Orang Singapura mau tahu Batam, mereka tinggal teropong saja. Mereka sudah tahu seperti kondisi Batam.
“Malu kita, dengan kondisi Batam yang kumuh akibat banjir itu. Tolong direalisasikan program di pusat, ke Batam,” pinta Cen Sui Lan kepada Menteri PUPR
Kemudian, kata Cen Sui Lan, mengenai ibu kota Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang, tak cuma banjir dan terjadi kerusakan infrastruktur. Tapi, di Tanjungpinang juga terjadi krisis air bersih. Di Kementerian PUPR RI, ada beberapa program untuk pembangunan fasilitas air bersih, seperti SPAM.
“Apakah program SPAM ini bisa segera direalisasikan di Tanjungpinang. Saya berharap, Tanjungpinang diprioritaskan untuk pembangunan SPAM itu. Tolong hal ini menjadi atensi atau menjadi perhatian dari pusat. Tolong, Kepri jangan dijadikan anak tiri,” tutur Cen Sui Lan saat Raker dengan Menteri PUPR.
Biodata Cen Sui Lan
Tempat Lahir / Tgl Lahir : Kuala Langat / 11 Mei 1967
Agama : Islam
Riwayat Pendidikan
– SD , SD 01 Kuala. Tahun: 1974 – 1980
– SMP , Metdoditst Binjai. Tahun: 1980 – 1983
– SMA , Metdoditst Binjai. Tahun: 1983 – 1986
Riwayat Pekerjaan
– PT. RAJA INDOSIN SIMADOLAK, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2020 – skrg
– PT. METALINDO USAHA BERSAMA, Sebagai: PEMEGANG SAHAM. Tahun: 2016 – skrg
– PT. SMART EDUCATAMA INTERNASIONAL, Sebagai: PEMEGANG SAHAM. Tahun: 2016 – skrg
– PT. RAJALAND PROPERTY, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2016 – skrg
– PT. HMAS BATAM, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2016 – skrg
– PT. SAVARA BATAM, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2015 – skrg
– PT. LABORA MEDIKA, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2010 – skrg
– PT. LABORA INDONESIA, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2010 – skrg
– PT RAJA LABORA PANBIL, Sebagai: KOMISARIS UTAMA. Tahun: 2009 – skrg
– PT. ASMAYA BUANA NUSANTARA (ABN), Sebagai: CEO. Tahun: 2000 – skrg
Riwayat Organisasi
DPD GOLKAR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: WAKIL BENDAHARA. Tahun: 2020 – 2024
DPD MKGR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: WAKIL KETUA. Tahun: 2019 – 2024
DPD GOLKAR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: WAKIL BENDAHARA. Tahun: 2015 – 2020
DPD MKGR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: BENDAHARA. Tahun: 2014 – 2019
DPD GOLKAR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: WAKIL BENDAHARA. Tahun: 2010 – 2015
DPD MKGR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: BENDAHARA. Tahun: 2009 – 2014
DPD GOLKAR PROPINSI KEPULAUAN RIAU, Sebagai: WAKIL BENDAHARA. Tahun: 2008 – 2010
ASITA KEPRI, Sebagai: WAKIL KETUA. Tahun: 2007 – 2012
KOMITE PARIWISATA BADAN KORDINAS SERTIFIKASI PROFESI (BKSP) KEPRI, Sebagai: KETUA. Tahun: 2006 – 2009
KOMITE TETAP PARIWISATA KADIN KEPRI, Sebagai: KETUA. Tahun: 2005 – 2010
FORUM KOMUNIKASI AGEN GARUDA (FKAG) KEPRI, Sebagai: KETUA. Tahun: 2004 – 2007
INDONESIAN CONGGRES & CONVENTION ASSOSIATION (INCCA) KEPRI, Sebagai: BENDAHARA. Tahun: 2004 – 2007







