Rabu, 10 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Bocah di Bekasi Kabur dari Rumah dengan Kaki Dirantai, Kelaparan dan Minta Makan ke Tetangga

kepri online
22 Juli 2022
di SERBA - SERBI
0
Bocah di Bekasi Kabur dari Rumah dengan Kaki Dirantai, Kelaparan dan Minta Makan ke Tetangga

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kondisi seorang anak di Bekasi, Jawa Barat yang ditemukan dalam keadaan kaki dirantai dan meminta-minta makanan ke warga.

Anak berinisial R (15) itu ternyata dirantai oleh ayah kandung dan ibu tirinya. Korban berhasil kabur dari rumahnya dan meminta makanan ke warga yang ia temui di jalan.

Baca Juga

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
26
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40

Video saat warga menemukan bocah tersebut pun viral pertama kali diunggah oleh akun Instagram @fannylauww, lalu di-repost oleh akun lainnya.

Dalam video itu terlihat R sedang duduk di jalan dengan kondisi kedua kaki dirantai. Ia pun meminta makanan ke warga tersebut.

Ketika ditanyai siapa yang tega merantai kakinya, R menjawab bahwa hal itu dilakukan oleh bundanya.

“Itu kakinya kenapa dirantai gitu?” tanya perekam video.

“Digembok,” jawab R.

“Siapa yang gembok?” tanya lagi perekam.

“Bunda,” jawab singkat R.

Kemudian, R menunjukkan gestur tangan di mulut yang menandakan ia meminta makanan karena lapar.

R diduga kabur dari rumahnya sendiri karena kerap mendapat kekerasan dari orang tuanya. Ia kabur dalam kondisi kaki terantai dan kelaparan.

“Jadi anak tetangga gue ini kabur dari rumah dengan cara ngesot karena kaki dirante, mata dan leher sempet diiket juga. Tapi dia lolos bisa kabur dari rumah menuju rumah tetangga pada saat ayah dan bunda tiri ini lupa kunci gerbang,” tulis dalam sebuah unggahan.

“R kabur untuk minta makan sama tetangga, R bilang (kelaparan) ayah dan bunda tiri ga pernah ngasih makan. Yang ada R selalu disiksa,” sambungnya.

Lebih lanjut, akun @fannylauwww menjelaskan bahwa orang tua R tega merantai anaknya, karena R suka mencuri makanan. Alasan orang tua R tersebut tentu sangat tidak masuk akal. Lihat video penemuan R di sini.

Setelahnya, Fanny pun langsung menelpon ketua RT agar segera datang ke lokasi. Akhirnya, ketua RT, RW dan pihak kepolisian beserta pihak kelurahan datang ke lokasi untuk ditindaklanjuti.

Setelah pihak kepolisian datang, rantai di kaki R akhirnya dilepaskan. Ia juga dimandikan dan diberi makanan.

R pun merasa sangat senang ketika akan diajak ke panti untuk tinggal di sana. Ia senang karena bisa terbebas dari ayah dan bundanya yang diduga kerap melakukan kekerasan terhadapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ayah kandung korban, P (40) dan ibu tirinya, A (39), kini tengah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki mengatakan, setelah video anak di Bekasi dirantai diduga oleh orang tuanya itu viral, Bhabinkamtibmas Polsek Jatiasih, Lurah beserta Babinsa, RT, RW telah melakukahn langkah-langkah.

“Jadi, anak ini tidak ditemukan dijalan, tapi berdasarkan informasi dari masyarakat, dan sudah ditindaklanjuti untuk segera bertemu dengan ortunya. Setelah ditindaklanjuti betul dijumpai anak ini,” kata Kombes Pol Hengki, dikutip dari Tribunnews.com.

Menurut Hengki, pihak kepolisian, KPAD, LPAI, dan Dinas Sosial (Dinsos) sudah bertemu dengan orang tua R. Dan disepakati jika R akan dititipkan ke Panti Asuhan Miftahul Abidin.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki alasan orang tua tega merantai anaknya. Bersamaan dengan hal itu, polisi juga akan fokus terhadap kondisi fisik R, sebelum dibawa ke Panti Asuhan.

“Yang bersangkutan mengalami masalah gizi kesehatan makanya ini diobati terlebih dahulu. Nanti, kita akan rujuk ke Rumah sakit sebelum dititip ke panti asuhan,” paparnya. (SUMBER: RANCAH POST).

Tags: anak di rantaianak di siksaanak disiksa ayah dan ibu tiriBekasi
Sebelumnya

Pemuda Katolik Komcab Karimun Jalin Silaturahmi dengan Kapolres Karimun

Berikutnya

Pecah Tangis Balita Nikita Mirzani Saksikan Ibunya Digelandang Polisi

Berita Terkait

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
26
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40
Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol
KARIMUN

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
27

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terduga Kasus Penipuan Mobil Retal, Diduga Bebas Gunakan Handphone dari Dalam Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang Bertuliskan “Black List”, Kuasa Hukum Nilai Cederai Nama Baik

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Empat Mantan Pejabat KPU Karimun Dituntut Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemilu 2024

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jelang Musda V INTI Kepri, Datok Amat Tantoso Dorong Piter Tanjaya Lanjutkan Kepemimpinan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Warga Tebias Terima BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus, 28 KPM Terima Rp900 Ribu

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 500 Gram Ganja dari Aceh ke Batam, Satu Tersangka Ditangkap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Piter Tanjaya Kembali Pimpin INTI Kepri Secara Aklamasi, Siap Perluas Program Sosial hingga 2030

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.