Sabtu, 6 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Bidan Sweetha Dan Anak Tewas Dicekik Calon Suami, Jasadnya Dilempar dari Jembatan Tol

kepri online
21 Maret 2022
di SERBA - SERBI
0
Bidan Sweetha Dan Anak Tewas Dicekik Calon Suami, Jasadnya Dilempar dari Jembatan Tol

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Dony Christiawan Eko Wahyudi (31) benar-benar kejam. Ia membunuh bidan dan anaknya yang berusia 5 tahun. Bidan bernama Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (32) merupakan calon istri Dony.

Pria yang bekerja sebagai tenaga kesehatan (nakes) di Kota Semarang itu juga menghabisi anak Sweetha yang baru berusia 5 tahun, MFA.

Baca Juga

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
25
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
38

Dony membunuh ibu dan anak itu pada waktu yang berbeda. Dony menghabisi MFA terlebih dahulu. Beberapa hari kemudian, Dony menghabisi Sweetha.

Warga Sumbegirang, Lasem, Kabupaten Rembang ini membuang jasad ibu dan anak tersebut di jembatan Jalan Tol Semarang-Solo KM 425 dan 426, Susukan, Kabupaten Semarang.

Korban sendiri merupakan warga Tirtoadi RT 4 RW 19 Mlati, Sleman, Jogjakarta.

“Tersangka adalah pacar korban. Dia sudah mendekati korban dan sudah melamar kepada pihak keluarga,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombespol Djuhandani Rahardjo Puro kepada Jawa Pos Radar Semarang di Mapolda Jateng, Jumat (18/3).

Dijelaskan, korban bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jogjakarta. Keduanya menjalin asmara sejak Oktober 2021.

”Korban dan tersangka sama-sama menjadi vaksinator Covid-19. Sejak itu, keduanya mulai kenal dan dekat. Padahal tersangka sebenarnya sudah punya istri,” jelasnya.

Jasad Anak Swetha Tinggal Kerangka

Tersangka membantai anak laki-laki bidan Sweetha Kusuma Gatra Subardiya berinisial MFA, yang masih berusia 5 tahun pada 20 Februari 2022.

Jasad anak tak berdosa itu kemudian dibuang tersangka di bawah Jalan Tol Semarang – Solo KM 426. Saat ditemukan Rabu (16/3) lalu, MFA sudah menjadi kerangka.

Terkait pembunuhan anak korban ini, Djuhandani membeberkan, korban Sweetha memiliki dua anak.

Anak sulungnya diasuh oleh orang tua korban di Palembang. Sedangkan anak kedua, MFA, ikut bersama ibunya yang bekerja sebagai bidan di Jogjakarta.

Karena bekerja sif malam, korban kemudian menitipkan MFA kepada tersangka sejak Februari 2022 lalu.

Selama tinggal bersama tersangka, MFA kerap mendapatkan perlakuan kasar. Bahkan kerap dikurung di kamar mandi, kemudian ditinggal bekerja oleh tersangka dan istri sahnya.

“Sebelum meninggal, anak korban disekap, dianiaya, dan tidak diberi makan. Itu menurut keterangan pelaku,” jelasnya.

Dibuang dari Jembatan Tol Semarang

Kekerasan dan perlakuan tak manusiawi tersangka menyebabkan MFA meninggal dunia.

Untuk menghilangkan jejak, jenazah MFA dimasukkan ke dalam mobil, kemudian dibuang ke bawah Jalan Tol Semarang-Solo KM 426 dengan cara dilempar. Lokasi tersebut masuk wilayah Susukan, Kabupaten Semarang.

“Kenapa dibuang di KM 426? Karena menurut google map, tempat itu jauh dari pemukiman. Sehingga aman. Anak korban dibuang pada malam hari,” katanya.

Setelah membunuh MFA, tersangka bersikap seperti biasa. Sweetha yang merasa kangen, kemudian menanyakan kabar anaknya kepada tersangka. Namun tersangka menjawab sehat-sehat saja.

Sweetha mulai curiga karena saat ingin menghubungi anaknya lewat telepon maupun video call tidak dipenuhi tersangka.

Tersangka malah minta korban untuk datang ke Semarang dengan dalih dipertemukan dengan anaknya. Akhirnya pada 7 Maret 2022, korban datang ke Semarang.

“Tersangka dan korban kemudian janjian bertemu di exit tol Banyumanik. Setelah bertemu, korban dibawa tersangka ke sebuah hotel,” jelasnya.

Nah, saat di hotel itu, korban terus menanyakan keberadaan anaknya. Hal itu membuat tersangka geram hingga menghabisi korban.

Pengakuan tersangka kepada penyidik, Sweetha dihabisi dengan cara dicekik lehernya hingga lemas.

Setelah itu, leher korban dijerat menggunakan kerudung hingga tak bernyawa.

Selanjutnya, korban dibungkus sarung dan dimasukan ke dalam mobil, yang selanjutnya dibuang di bawah jembatan Jalan Tol KM 425.

“Sama dengan anaknya, korban Sweetha juga dibuang dengan cara dilempar dari jalan tol. Alasan memilih tempat itu, karena dinilai aman. Sebab, anak korban yang dibuang di situ juga tidak diketahui warga,” katanya.

Lokasi pembuangan jasad MFA dan Sweetha hanya berjarak sekitar 500 meter hingga 1 Km.

Korban Swetha ditemukan sudah membusuk, dan MFA dalam kondisi tinggal kerangka.

“Untuk anak korban, tidak ditemukan baju atau pakaian yang melekat di tubuh korban. Hanya kerangka, tulang, dan tengkorak,” jelasnya. (SUMBER: BERITASEBELAS.COM).

Tags: Dony bunuh bidan dan anaknyaDony Christiawan Eko Wahyudipembunuhan bidan dan anakSemarang.Sweetha Kusuma Gatra Subardiya
Sebelumnya

Ekspresi Senyum Ibu Usai Gorok Anak Kandung Di Brebes

Berikutnya

Lebih Dari 100 Ribu Keluarga Di Pekanbaru Menghadapi Risiko Kekerdilan

Berita Terkait

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
25
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
38
Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol
KARIMUN

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
26

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terduga Kasus Penipuan Mobil Retal, Diduga Bebas Gunakan Handphone dari Dalam Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pelabuhan Ahmad Batam Jadi Sorotan, GIAS Desak Bea Cukai Ungkap Dugaan Aktivitas Ilegal

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Bupati Iskandarsyah Lantik Dirut Baru PT Pelabuhan Karimun, Targetkan Lompatan Kinerja BUMD

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Empat Mantan Pejabat KPU Karimun Dituntut Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemilu 2024

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jelang Musda V INTI Kepri, Datok Amat Tantoso Dorong Piter Tanjaya Lanjutkan Kepemimpinan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • CFD Coastal Area Karimun Disulap Jadi Ikon Wisata Baru, UMKM dan Komunitas Diajak Berkembang

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • GIAS Soroti Dugaan Aktivitas Bongkar Muat Ilegal di Kawasan Galangan Kapal Batam, Minta Aparat Bertindak Tegas

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.