Keprionlline.co.id, Kepri – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) di Kabupaten Kota Pemrov Kepri agar serius untuk memberantas penyakit Tuberkulosis (TBC ) dan hal ini merupakan program pemerintah Pusat sesuai arahan Presiden RI Prabowo, ujar Ansar.
Dua program Presiden RI Prabowo yaitu Program Makan Gizi Gratis (MBG) dan Penuntasan Tuberkulosis (TBC) dipastikan berjalan baik, ujar Ansar.
Gubernur Ansar juga menegaskan, Pemprov Kepri akan terus memperkuat koordinasi dengan kabupaten/kota serta lintas sektor agar target eliminasi TBC tahun 2030 tercapai dan program MBG benar-benar dirasakan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau saat ini adalah Moh. Bisri, SKM, M.Kes mengatakan, pada September 2025, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat ada 4.700 kasus TBC yang sudah terdeteksi. Namun, angka ini diperkirakan masih jauh dari jumlah penderita sebenarnya yang mencapai 13.700 orang. Artinya, ada sekitar 9.000 penderita TBC di Kepri yang belum ditemukan dan terdaftar dalam sistem kesehatan.
Untuk wilayah penderita TBC di di Provinsi Kepri masih kota Batam diperkirakan dilaporkan sekitar 4.664 kasus TBC sepanjang tahun 2025, kita berharap seluruh supaya kita bekerja maksimal untuk menurunkan angka penderita TBC di Kepri, dan terus melakuan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat Kepri, ujar Moh. Bisri kepada media Keprionline, Kamis ( 2/10/2025 ). ( Juanda ).






