Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Kapolresta Tanjungpinan, Kompes Haman Wahyudi mengakui, dari hasil otopsi sementara bayi yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia ada tanda-tanda kekerasan, ujarr Haman kepada media, Jumat ( 7/02/2-25).
Selain ada tanda-tanda kekerasan, bayi ini diduga dibekap supaya tidak bernafas, tanda-otanda kekerasan ditemukan dibagian mulut, artinya ada usur kesengajaan mencoba melakukan pembunuhan bayi ini, ujar Kombes Haman.
” Saat ini polisi masih melakukan penyidikan terkait dengan penemuan mayat bayi ini, dan kami juga komitmen agar pelaku pembuangan bayi ini segera ditemukan, kami juga memberikan himbauan kepada masyarakat kalau ada mengetahui tanda-tanda atau informasi yang berhubungan dengan kasus pembuangan bayi ini, untuk segera dilaporkan kepolisi,” ujar Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Haman.
BACA JUGA : Penemuan Sosok Bayi di TPA Jalan Angsana Tanjungpinang
: Polisi Masih Menyelidiki Pelaku Pembuangan Bayi di TPA Jalan Ganet
Sebelumnya warga menemukan seorang bayi dengan kondisi sudah meninggal dunia di TPA Ganet Tanjungpinang, sekitar pukul 8.30 Wib, tanggal 8 Februari 2025. ( Youlita ).






