Keprionline.co.id, Bintan – Sikap tegas Bupati Bintan Roby Kurniawan kini mulai ditunjukan ke para pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bintan, Selasa (10/10/2023).
Roby meminta agar pihak penegak hukum menindak tegas para pelaku Karhutla di Kabupaten Bintan.
Karena menurutnya, berdasarkan data BPBD Bintan, Senin (9/10/2023) lalu, ada empat titik Karhutla di wilayah Kecamatan Teluk Sebong dan Bintan Utara.
“Kita minta aparat untuk menindak pelaku Karhutla. Kepada masyarakat yang mengetahuinya segera laporkan ke pihak berwajib,” tegas Roby.
Selain meminta menindak tegas para pelaku Karhutla, Roby juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Membuka lahan dengan cara membakar itu ada pasalnya. Saya minta masyarakat laporkan jika melihat hal tersebut, jika terjadi di Kabupaten Bintan,” himbaunya.
Sebagaimana diketahui, Bintan menjadi salah satu daerah di Kepri yang mengalami banyak kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, dalam satu hari kebakaran Hutan dan lahan di daerah ini bisa terjadi 1-3 kali dalam sehari.
Dalam beberapa bulan cuaca panas melanda Bintan, mengakibatkan beberapa wilayah mengalami kekeringan lahan dan mengakibatkan terjadinya kebakaran.
Roby juga mengatakan, pembakaran hutan selain merusak alam, juga berdampak pada polusi udara yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan (ISPA).
“Maka aktivitas membakar hutan dan lahan ini harus kita awasi bersama,” katanya.
Apabila karhutla terus terjadi lanjut Roby, akan berpengaruh terhadap kualitas udara dan berdampak buruk bagi kesehatan.
“Ini yang harus kita tangani. Jika kabut asap sudah menyelimuti Bintan maka dengan mudah masyarakat diserang ISPA. Maka mari kita awasi bersama agar tidak ada karhutla di daerah ini,” ucapnya.




