Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Sebanyak 27 Jurnalis di Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti Ujian Kompetisi Jurnalis (UKJ) angkatan 90 digelar Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) Kota Tanjungpinang.
UKJ digelar selama 2 hari, Sabtu hingga Minggu (7-8 Oktober 2023) di hotel Rainbow Tanjungpinang.
Kegiatan diawali dengan workshop jurnalistik etika dan profesionalisme digelar sehari sebelumnya di hotel yang sama.
Workshop mengangkat topik “Profesionalisme dalam Peliputan Pemilu” oleh Abdul Manan (Majelis Etik AJI Indonesia) dan “Peraturan damn Hukum Pers dalam Menghindari Jeratan Pidana serta Perdata” oleh Sunarti Sain (Badan Penguji UKJ AJI).
UKJ Angkatan 90 AJI Kota Tanjungpinang terbagi dalam tiga tingkatan: Muda diikuti 8 peserta, Madya sebanyak 14 peserta dan Utama diikuti 5 peserta yang akan menjalani 14 Mata uji.
Mata uji di antaranya meliputi pengetahuan sejarah dan undang-undang pers, pemahaman mengenai berita serta teknik wawancara dan pelaporan, perancangan media, membuat tajuk rencana, hingga penilaian mengenai etika dan prilaku.
Zulfikar, Ketua Panitia UKJ Angkatan 90 AJI Kota Tanungpinang menjelaskan, peserta berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Kepulauan Riau, yakni Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Lingga, dan Kota Batam.
“Peserta UKJ diuji dan dinilai oleh 12 penguji. Pengujian dan penilaian dilaksanakan dengan tatap muka dan daring,” jelas Zulfikar.
Uji kompetensi ini juga akan menghadirkan Penjabat Walikota Tanjungpinang Hasan dan Anggota DPRD Kepri Rudi Chua.
Keduanya akan bertindak selaku narasumber yang keterangan serta hasil Wawancaraya dijadikan sebagai bahan pelaporan di masing-masing tingkatan.
Selain itu, Anggota Badan Penguji UKJ AJI Indonesia, Sunarti Sain mengungkapkan UKJ Angkatan 90 Tanjungpinang dinyatakan kompeten oleh Badan Penguji UKJ AJI Indonesia.
“Selama 2 hari pelaksanaan UKJ di Tanjungpinang, semua jurnalis yang mengikuti UKJ ini dinyatakan kompeten,” ujar Sunarti, di Hotel Pelangi & Resort Tanjungpinang, Senin (9/10/2023).
Sunarti melanjutkan, 27 jurnalis yang telah dinyatakan kompeten tersebut, diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai kode etik dan profesional ketika melaksanakan tugasnya.
“Jadi ini bukan akhir. Tapi langkah baru yang baik bagi para jurnalis untuk mengedepankan kode etik, profesionalitas, dan tetap independen di tahun politik ini,” tegasnya.
Ketua AJI Tanjungpinang, Jailani, menambahkan, anggota AJI Tanjungpinang telah dinyatakan kompeten dalam UKJ ini diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya.
“Karena predikat kompeten ini bukan untuk gagah-gagahan. Tapi, sebagai momentum untuk selalu bersikap profesional ketika menjalankan tugas sebagai jurnalis,” ujarnya.
Ia juga berharap, setelah pelaksanaan UKJ ini, seluruh anggota AJI Tanjungpinang menjadi jurnalis yang beretika, bermartabat, dan bertanggung jawab.
“Serta yang terpenting selalu taat pada kode etik dan kode perilaku jurnalis,” pesannya.
UKJ Angkatan 90 Tanjungpinang dilaksanakan secara hybrid dengan menggunakan platfrom Learning Manajemen System (LMS).





