KEPRIONLINE .CO .ID, KARIMUN – Pekerjaan pembangunan pengaman pantai yang berlokasi di Kampung Benteng – Batu Ampar, Kecamatan Moro hingga saat ini masih berjalan lancar.
“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala dalam pengerjaan pembangunan pengaman pantai ini.
Hal ini tentunya juga berkat dukungan dari masyarakat,” kata Pelaksana Lapangan, Dimiati kepada Media Keprionline ketika ditemui di sekitar lokasi pembangunan, Rabu (29/9/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Dimiati juga menjelaskan bahwa walaupun secara umum pekerjaan berjalan dengan baik, ada juga bagian pekerjaan yang harus disesuaikan kondisi pasang surut laut.
“Dalam pengerjaan tapak dasar, tapak dasar harus digali dengan kedalaman 1 meter dengan lebar 2 meter. Pekerjaan ini harus disesuaikan kondisi pasang surut laut, yang dimana tidak bisa dikontrol, sehingga ada kemungkinan delay pekerjaan. Intinya, kalau standard tapak dasar itu sudah terpenuhi baru pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan batu pengaman yang dimana pemasangan bagian atas tinggal mengikuti sesuai konstruksi yang ditentukan,” jelasnya.
Sebelumnya, ada warga yang komplain mengenai badan jalan yang mengalami kerusakan akibat perjalanan truk pengangkut batu proyek ini.
Terkait dengan itu, Dimiati yang kapasitasnya selaku Pelaksana Lapangan memberikan keterangannya, “Benar, memang ada jalan rusak akibat proyek ini.
Pihak kita sudah berkoordinasi dengan pihak pekerja jalan untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut. Demikian juga jalan rusak disepanjang wilayah proyek akan diperbaiki.”
Sementara salah seorang warga Batu Ampar, Udin juga memberikan tanggapan positif mengenai pembangunan pengaman pantai ini.
“Alhamdulillah, pekerjaannya baik. Kita senang dengan pengadaan proyek ini.
Kebetulan ikut berkerja pada proyek pembangunan pengaman pantai ini, jadi saya juga turut memantau pekerjaan untuk memastikan hasilnya tidak mengecewakan,” ujar Udin.
“Mudah-mudahan, dengan adanya pembangunan ditempat kita ini, kedepannya jalan juga akan semakin baik karena mereka akan memperbaiki bagian yang rusak sepanjang lokasi proyek,” kata Udin. (KEPRIONLINE.CO.ID/ SONIP ).






