Keprionline.co.id, KARIMUN – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun yang berlokasi di kawasan Coastal Area, Kecamatan Karimun, Jumat (29/5/2026).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Ansar Ahmad didampingi Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, serta dihadiri staf gubernur Nurdin Basirun dan unsur Forkopimda.
MPP Kabupaten Karimun akan melayani 29 jenis layanan publik yang terdiri dari 17 layanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karimun, 10 layanan instansi vertikal, dan dua layanan dari BUMD.
Usai prosesi peresmian, Gubernur Ansar bersama Bupati Iskandarsyah dan rombongan meninjau langsung seluruh counter pelayanan publik yang dijaga petugas dari berbagai instansi pelayanan.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menegaskan keberadaan MPP menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan berorientasi kepada masyarakat.
“ASN harus mengubah paradigma lama. Bukan lagi masyarakat yang melayani ASN, tetapi ASN yang wajib memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ansar.
Menurutnya, Kabupaten Karimun memiliki kontribusi ekonomi yang besar bagi Provinsi Kepulauan Riau sehingga pelayanan publik yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ansar juga menegaskan pembangunan MPP merupakan amanat pemerintah pusat agar seluruh kabupaten dan kota memiliki sistem pelayanan publik terpadu yang modern dan efisien. “Kita harus memiliki program pelayanan yang sistemik dan terpadu seperti Mal Pelayanan Publik. Ini sudah lama menjadi arahan pemerintah pusat agar setiap daerah memiliki MPP,” katanya.
Ia turut mengapresiasi keberlanjutan pembangunan gedung MPP Karimun yang berjalan lintas kepemimpinan, mulai dari era mantan Bupati Karimun Nurdin Basirun, dilanjutkan Aunur Rafiq, hingga diselesaikan pada masa kepemimpinan Bupati Iskandarsyah.
“Saya bangga karena performance MPP Kabupaten Karimun merupakan yang terbaik di Kepulauan Riau dan mudah-mudahan nantinya juga menjadi yang terlengkap pelayanannya,” ujar Ansar.
Dalam kesempatan itu, Ansar juga berpesan kepada seluruh petugas pelayanan MPP agar memiliki komitmen dan integritas dalam melayani masyarakat. Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan kehadiran MPP merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Melalui Mal Pelayanan Publik ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu tempat sehingga proses pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” katanya.
Ia menjelaskan penyelenggaraan MPP sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik.
Pada tahap soft launching, sejumlah layanan mulai dioperasikan secara bertahap, mulai dari pelayanan perizinan usaha, administrasi kependudukan, perpajakan, ketenagakerjaan, layanan perbankan, hingga pelayanan dari instansi vertikal lainnya.
Selain mempermudah masyarakat, keberadaan MPP juga diharapkan mampu meningkatkan iklim investasi daerah serta mempercepat reformasi birokrasi di Kabupaten Karimun. Pemerintah Kabupaten Karimun saat ini masih terus melakukan penyempurnaan sarana dan prasarana, integrasi sistem pelayanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna memastikan operasional MPP berjalan optimal saat grand launching nantinya.
“Kami ingin MPP ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Karimun. Kritik dan saran sangat kami harapkan agar pelayanan ke depan semakin baik,” ujar Iskandarsyah.
Ansar Ahmad juga mengungkapkan gedung MPP sebelumnya direncanakan menjadi Karimun Exhibition and Convention Centre (KECC). Namun pada masa kepemimpinan Iskandarsyah dan Rocky Marciano Bawole, bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi Mal Pelayanan Publik.
“Meski gedungnya sempat terbengkalai beberapa waktu lalu, namun berkat tekad dan doa bersama gedung tersebut dialihfungsikan menjadi MPP. Sehingga inilah langkah bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ansar.
Untuk diketahui, pembangunan gedung tersebut dimulai pada 2013 dengan nama Karimun Exhibition and Convention Centre (KECC). Setelah lama terbengkalai dan belum pernah difungsikan, bangunan yang berada di kawasan Coastal Area itu kemudian direnovasi menjadi MPP Kabupaten Karimun. Proyek renovasi sebelumnya diresmikan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel pada Oktober 2022 lalu. (Oki)






