KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL-Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua kembali melakukan teror. Usai seorang guru SD, Oktovianus Rayo ditembak hingga tewas, KKB kembali menembak guru SMP, Yonatan Renden (27) hingga tewas.
Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudussy mengatakan kejadian bermula ketika Yonatan dan rekannya, Junaedi hendak mengambil terpal untuk membungkus jenazah Oktovianus. Keduanya mengendarai sepeda motor menuju Kampung Ongolan.
“Kemarin sekira pukul 16.45 WIT, Saudara Natan dan Saudara Junaedi menggunakan sepeda motor menuju Kampung Ongolan dengan maksud mengambil terpal guna membungkus jenazah Oktovianus Rayo, karena jenazah sudah mengeluarkan cairan,” kata Iqbal kepada detikcom, Sabtu (10/4/2021).
“KKB melakukan penembakan sebanyak dua kali, namun kedua orang tersebut tetap menancap gas menuju Kampung Ongolan.Iqbal menuturkan ketika melintasi ujung Bandara Beoga, keduanya menjadi sasaran tembak KKB. Mendengar bunyi tembakan, Junaedi buru-buru tancap gas.
Tidak lama kemudian suara tembakan dari arah belakang koramil, selanjutnya rekan-rekan TNI melakukan tembakan balasan ke arah belakang koramil,” ujar Iqbal.
Kontak tembak antara TNI dan KKB tak terelakkan. Usai kontak senjata reda, prajurit TNI menemukan tubuh Yonatan yang sudah tak bernyawa.
Iqbal menyebut Yonatan Renden tewas usai peluru tajam menembus dada kanan dan kirinya. “Luka tembak pada dada kiri dan dada kanan tembus belakang punggung,” kata Iqbal.”Pukul 18.30 WIT, Saudara Yonatan Reneden ditemukan meninggal dunia di depan rumah Junaedi Sualele di Kampung Ongolan. Aparat TNI membawa korban menuju puskesmas, selanjutnya pukul 19.00 WIT, jenazah korban tiba di Puskesmas Beoga guna tindakan medis,” tutur Iqbal.
Sebelumnya diberitakan guru SMP bernama Yonatan Randen tewas ditembak KKB di Kabupaten Puncak, Papua. Informasi tersebut dibenarkan oleh Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia.
“Kami kesulitan komunikasi, informasi sore tadi ada penambakan, korban bernama Yonatan Randen,” Kaya Nyoman melalui pesan singkat, Jumat (9/4), yang diterima pukul 22.33 WIT.Dia mengatakan satu orang yang menjadi korban baru penembakan oleh KKB merupakan guru SMPN 1 Julukoma, Distrik Beoga. (Sumber Detiknews)






