Keprionline.co.id, Kepri – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Yusril Ihza Mahendra melihat Masjid Sultan Riau Lingga, masjid bersejarah yang berdiri sejak abad ke-18 dan dibangun dengan campuran putih telur sebagai perekat dindingnya.
” Masjid ini terliahat sederhana tetappi memiliki sejarah yang luar biasa, “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa kembali ke Pulau Penyengat. Ini adalah kunjungan saya yang ketiga, namun setiap kali datang selalu memberikan kesan yang mendalam. Di sini saya menelusuri jejak leluhur dan menemukan kembali nilai-nilai kebijaksanaan yang menjadi akar peradaban Melayu dan Islam di Nusantara,” ujar Yusril.
Ia menambahkan, kunjungannya kali ini bukan hanya napak tilas sejarah, tetapi juga refleksi diri sebagai bagian dari bangsa besar yang memiliki warisan budaya dan spiritual luar biasa.
“Bagi saya, kunjungan ini adalah perjalanan batin. Dari para pendahulu, saya belajar tentang keikhlasan, keberanian, dan kebijaksanaan dalam memimpin,” tambahnya.
Selain berziarah, Yusril juga menerima prosesi adat meminang dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau) di Pulau Penyengat. Prosesi ini menjadi bagian awal dari rangkaian penganugerahan gelar adat Dato’ Sri Indra Narawangsa, yang akan secara resmi disematkan kepadanya oleh LAM di Daik, Kabupaten Lingga.
Saya akan mempromosikan tempat bersejarah ini kepada relation saya, supaya pulau penyengat ini dikenal oleh banyak orang, dimana nilai-nilai sejarahnya memiliki makna dan arti yang begitu besar di Kepri ini, ujar Yusril.
Sementara Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Menko Polhukam ke Pulau Penyengat. Ia menilai, kedatangan Yusril menjadi simbol penting bagi upaya pelestarian sejarah dan budaya Melayu. “Kehadiran Pak Yusril hari ini bukan hanya silaturahmi budaya, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah besar yang lahir dari tanah Melayu ini. Pulau Penyengat adalah pusat tamadun, tempat lahirnya bahasa persatuan kita, bahasa Indonesia,” ujar Ansar saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Selasa ( 28/10/2025). ( Popy ).






