Keprionline.co.id, Nasional – KKB Papua kembali menembak salah satu warga yang kali ini menyasar seorang supir.
Dari laporan yang disebar oleh pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB OPM di akun media sosial.
Dalam postingan tersebut dikatakan bahwa supir mobil yang menjadi korban diduga intel atau mata-mata dari TNI Polri.
Penambakan tersebut terjadi pada Selasa 11 juni 2024 pukul 13:20 wakti setelpat di Kampung Kopo, Paniai, Papua.
Adapun penyerangan dilakukan oleh pasukan TPNPB kodap XIII Intan Jaya.
Setelah melakukan penembakan, mobil kemudian dibakar oleh pasukan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya.
Sebelum terjadinya penembakan dikatakan juga terjadi aksi tembak menembak antara TPNPB-OPM akay KKB dengan pasukan TNI Polri diwilayah tersbeut pada pagi harinya.
Setelah terjadinya penembakan, dikatakan juga bahwa hingga sore hari TNI dan Polri masih melakukan upaya-upaya perlawanan terhadap TPNPB-OPM.
Dari video yang beredar terlihat beberapa anggota KKB yang tengah bersembunyi dibalik pagar warga sembari memegang senjata.
Terlihat juga suasana sepi di jalan Kampung Kopo karena warga tidak berani keluar akibat adanya serangan dari KKB tersebut.
Terdengar juga anggota KKB yang memberikan kode serta beberapa diantaranya terlihat tengah mengamankan lokasi penembakan.
Selain malakukan penembaka, KKB juga menggeledah mobil dan mulai membakar mobil tersebut.
Begitu api mulai mambakar mobil, anggota KKB kemudian meneriakan untuk segera mundur dan meninggalkan lokasi.
Sedangkan AKBP Dr. Bayu Suseno selaku Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024 menjelaskan jika korban bernama Rusli berusia 40 tahun yang beralamat di Kompelks Terminal Kampung Madi Distrik Paniai Timur Kabupaten Paniai.
AKBP Bayu menjelaskan jika kronologis singkat dari kejadian tersebut yaitu, pada pukul 13.30 WIT, di mana Saksi Berinisial H melihat satu unit mobil berada di pinggir jalan dan dalam keadaan terbakar dan sopirnya dalam keadaan tersungkur dan telah meninggal dunia.
“Setelah itu, saksi Kembali melihat anggota KKB yang berjumlah 10 orang dengan membawa senjata api laras Panjang keluar dari alang-alang pnggiran jalan sehingga saksi langsung memutar balik mobilnya dan kembali ke arah kampung Madi,” terang Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024.
Selain itu menurut AKBP Bayu, Satgas Ops Damai Caretnz dan Brimob Batalyon C Polda Papua telah merespon kejadian tersebut dengan mendatangi TKP serta melakukan pengejaran terhadap Kelompok KKB tersebut. ( Red ).






