KEPRIONLINE.CO.ID, KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq menegaskan akan melakukan dan menerapkan pemeriksaan rapid test antigen secara acak kepada warga yang kedapatan berkerumun dan tidak mematuhi aturan prokes. Tindakan tegas dari pemerintah daerah untuk menekan angka pasien terkonfirmasi positif covid 19 di Karimun yang saat ini sudah tembus di angka 100 pasien perhari.
” Saat ini status PPKM di Tanjung Balai Karimun sudah berubah dari level 3 ke level 4 artinya perlu tindakan yang lebih tegas kepada masyarakat Karimun yang tidak mematuhi prokes tadi, Pelaksanaan rapid tes ditempat umum langkah kita untuk memutus matai rantai penyebaran covid 19 di Karimun.
‘ Beberapa hari yang lalu sudah kita lakukan rapid tes secara acak di tempat umum seperti Batam Bakeri, Nagoya Food Court, Es Durian PN, dan Costal Area dari 70 orang pengunjung yang dilakukan tes ada 4 orang yang rekatif Covid 19 dan langsung kita bawa ke SMK N 1 untuk kita rawat dan lakukan PCR lebih lanjut.
Pelaksanan rapid tes secara acak ini akan kita laksanakan selama 10 hari kedepan, jadi saya menghimbau kepada masyarakat karimun supaya mendukung kegiatan tes rapid tes acak ini, pemerintah bukan mencari-cari masyarakat yang terkonfirmasi covid 19, tetapi pemerintah saat ini bekerja keras untuk memutus penyebaran matai rantai virus covid 19 di Karimun.
” Selain itu kita meminta kepada masyarakat karimun supaya tetap meningkat kesadaran untuk melalukan prokes kesehatan karena ini sangat ampuh untuk memutus matai rantai penyebaran virus Covid 19, Selain itu saya meminta kepada masyarakat Karimun untuk melakukan pemeriksaan rapid tes ke Puskesmas, kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, kepada media, Senin ( 9/8/2021). ( KERPRIONLINE.CO.ID KARIMUN / JANTUA DOLOK SARIBU ) .






