KEPRIONLENE.CO.ID,KARIMUN – Angka penderita penyakit Tuberculosis ( TBC ) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Tahun 2016 penderita penyakit TBC sebanyak 475 orang, sementara untuk January sampai dengan Agustus 2017 mencapai 216 orang.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Muhammad Sani Karimun , dr Zulhadi mengatakan, Kalau kita lihat data tersebut tentu penderita TBC sudah makin banyak di karimun dan penyakit ini sangat mengkhawatirkan kita semua.
Tetapi saat ini kitacsudah menemukan obat untuk penyakit ini dan obat tersebut dari bantuan Menteri kesehatan berupa alat untuk mendeteksi penyakit TBC ini, Sementara bantuan dari Provinsi kepri bantuan alat reginsa untuk membantu untuk memeriksa kasus restitent.
Pengobatan penyakit TBC ini membutuhkan waktu 6 – 9 bulan ,Tetapi kalau kasus restitent obat ini membutukan waktu 18 – 19 bulan dimana ancaman terburuknya kematian.
Dengan diresmikanya ruang rawat Inap TBC restitent obat tersebut semua kasus restitent dapat kita tangani sendiri di Rumah Sakit Muhammad Sani, Kata dr Zulhadi saat meresmikan ruang inap penderita TBC di halaman RSUD M.Sani, Kamis ( 13 \ 10 ).
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, Dengan diresmikannya ruang inap bagi penderita penyakit TBC kita berharap bisa mengurangi angka penderita penyakit ini, kata Aunur Rafiq. ( KEPRIONLINE KARIMUN \ EDO ).





