Keprionline.co.id, Karimun – Pedagang Seken mengeluhkan nasib keluarga mereka kalau pasar seken di tutup oleh Pemerintah Pusat.
” Saat ini ada anak yang masih Kuliah dan untuk biaya makan dan anak kuliah berharap dari hasil penjualan pakaian bekas ini, ujar Lubis kepada media, Rabu ( 5/11/2025).
Tentu pemerintah harus mempertimbangkan ini semuanya, beralih ke bisnis lain tidak semudah membalikkan telapak tangan butuh proses paling tidak satu tahun, ujar Lubis.
Kami meminta pemerintah pusat menunda menutup pasar seken karena masih banyak masyarakat Kepri yang ekonominya tergantung dari hasil penjualan pakaian seken, ujar Lubis.
Selain itu, kami meminta Bupati Karimun dan anggota DPRD Karimun menyampaikan keluhan pedagang seken ke Pemerintah pusat supaya diberikan kelonggaran untuk daerah Provinsi Kepri khususnya Karimun, ujar Lubis.
Sementara Ketua GM FKPPI Karimun, Alamsyah mendukung permintaan pedagang seken Karimun dan mendorong pemerintah Karimun untuk memperjuangkan ini di pusat dan mencari solusi terbaik, ujar Alamsyah. ( Jantua ).






