Keprionline.co.id, Karimun – Tim terpadu pengukuran lahan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah memasang 150 patok tapal batas untuk pengembangan Rempang Eco City, Jumat (8/9/2023).
Pemasangan ratusan patok dilakukan tanpa adanya pengadangan dari masyarakat Rempang.
“Selain dilakukan pematokan, kita juga sudah buatkan posko pengamanan di wilayah Rempang yang berjumlah tujuh lokasi. Setiap posko pengamanan berjumlah 20 personil,” kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, Sabtu (9/9/2023).
Nugroho mengatakan situasi Pulau Rempang sudah sepenuhnya tenang. Masyarakat yang ingin berkunjung ke Pulau Rempang Galang sudah bisa beraktivitas seperti biasa.
Sebelum melaksanakan pengamanan di hari kedua, Nugroho berpesan kepada tim terpadu untuk tidak ada yang membawa senjata api, dan senjata tajam.
“Perlu diingat rekan-rekan kita yang di Rempang yang melakukan pemblokiran jalan adalah saudara kita semua. Jadi kita lakukan tindakan humanis, pendekatan yang persuasif tetapi tetap tegas. Semua harus satu komando tidak ada yang melakukan tidakan masing-masing dan tidak boleh terpancing emosi,” kata Nugroho.
Dikatakan, situasi saat ini sudah aman, termasuk dari Jembatan 4 hingga ke Rempang, Dengan demikian, Nugroho menyebut pelaksanaan pemasangan patok pada hari kemarin berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Nugroho melanjutkan, jika terjadi pengadangan dan pemblokiran, pihaknya akan mengamankan pihak yang melanggar hukum dan mengganggu ketertiban umum.
“Apabila ada perorangan atau sekelompok orang yang melakukan pemblokiran jalan, sweeping dan melawan petugas itu berarti melawan hukum. Kita sebagai tim terpadu atau pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat, dan negara tidak boleh kalah dengan sekelompok atau orang tersebut,” tuturnya. (gordon)






