KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL- Wali kota Surabaya Tri Rismaharani diisu kan mendapat tawaran menjadi Menteri Sosial (Mensos) mengantikan Juliari Batubara yang ditahan KPK. Risma semdiri mengaku tak mau takabur dengan tawaran itu.
Pengamat politik Surokim Abdusalam menyebut jawaban Risam soal tawaran menjadi menteri sangat diplomatis. Jawaban itu sendiri dinilai sangat berbeda dengan sebelumnya saat mendapat tawaran yang sama.
“Beliau menjawab diplomatis akan melihat dan memasrahkan kepada ibu Mega” Kata Surokim kepada detikcom, Selasa (15\12\2020).
Tak hanya itu, Surokim juga yakin Risma akan menerima tawaran jabatan menteri. sebab tawaran itu datang di saat Risma purna tugas sebagai waki kota.
“Saya pikir itu jawaban implistit bahwa beliau mau jika ditugaskan. berbeda dengan jawaban-jawaban beliau sebelumnya yang selalu kekeh akan menyelesaikan tugas sebagai wali kota dan tidak membuka opsi penugas dari ketum” terangnya
Sementara pakar psikologi politik Andik Matullesy Untag 45 Surabaya menyebt Risma memang salah satu kandidat kuat menjadi meteri Jokowi. Namun, kali ini Risma tak bisa menolaknya karena selain sudah purna tugas menjadi wali kota , Kemensos sendiri merupakan jatah jabatan untuk PDIP.
“Sejak awal pembentukan kabinet, Risma sudah menjadi salah satu kandidat menteri, namun beliau ingin menuntaskan jabatan wali kota. Selain itu “jatah” mensos adalah dari PDIP seperti mensos yang menjadi tersangka korupsi” terang Andik
Meski begitu, lanjut andik, jika risma memang menjadi mensos, perkerjaan berat menggagu Risma. Sebab di Jabatan itu, Risma di tuntut untuk memperbaiki persoalan yang di tinggalkan menteri sebelumnya karena dugaan korupsi bansos.
“Kalaupun Risam menjadi mensos , perkerjaan berat sudah menunggu dan tuntutanuntuk melakukan perbaikan kemensos yang penuh berbagai persoalan dan menurutnya kepercayaan publik pada institusi tersebut” ujar Andik
“Risma tidak bisa lagi berkerja seperti di Surabaya yang mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi hatus mampu merangkul banyak pihak sebagai sebuah super tim dari pusat sampai dengan daerah” tandas Andik
(Sumber Detiknews)

